YAKIN SEPENUHNYA Cara hebat lainnya utk memulai tahun baru adalah dgn memiliki jaminan keselamatan. Ketika anda diselamatkan, anda pasti mengetahuinya. Kalau tdk, bagaimana anda dapat menjadi saksi Kristus? Alkitab berbicara dgn jelas dan positif. Alkitab tdk gagap. Ketika anda membacanya, anda menjadi yakin. Marthin Luther pernah berkata, "Roh Kudus tidaklah skeptis.". Ia tdk menuliskan keraguan. Janji Allah adalah Ya dan Amin, bukan Tidak dan Mungkin. Terompet Injil tdk kedengaran seperti catatan yg bimbang. Ketika gempa mengguncang penjara Filipi dan semua yg berada di dalamnya, para tahanan berteriak, "Apa yg harus kulakukan agar selamat?" Paulus tdk menjawab, "Menurutmu bagaimana? Apakah kamu punya ide?" Ia membuat pernyataan yg tegas: "Percayalah kpd Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu." Injil adalah pesan Allah, bukan opini Kristen, Injil adalah milik anda hari ini. Apakah dua hal terpenting yg pernah dilakukan Allah? Alkitab mengatakan kpd kita bahwa DIA menciptakan surga dan bumi. Apakah ada hal yg mungkin dpt menyamainya ---menciptakan dunia kita yg indah, dgn lautan, gunung dan sungai, dan menghiasi surga dgn bintang2? Kenyataannya, Allah melakukan hal lainnya yg jauh lbh sulit. Kita menyebutnya karya penebusan. Penciptaan tdk membebankan biaya apapun bg Allah---tetapi tugas berikutnya yg membuatNYA membayar mahal. Pada proses penciptaan, Allah memberkati kita dgn energi kehidupan. Kemudian DIA memberkati kita dgn karunia penebusan, menambahkan kehidupan baru pd hidup yg biasa2 sj. Jutaan orang di dunia menikmatinya. Mereka sgt kegirangan. Mereka bersorak dan bernyanyi, "Aku telah ditebus!" Mereka tdk dpt menyimpan berita ttg karunia luar biasa yg telah diberikan Allah kdp mereka. Oleh karena itu, saudara, hari ini saya mendorong anda: bersukacitalah dalam keselamatan Anda! (*) FIRMAN HARI INI BACAAN ALKITAB SETAHUN (Disadur dari buku "Perhatikanlah FirmanKU" yg ditulis oleh Ev Reinhard Bonnke). |
Yakin Sepenuhnya (Ev. Reinhard Bonnke)
By STEFANUS SUSANTO
Posted On
//
Labels:
RENUNGAN