Cara bersikap dan Hadapi Tahun 2014

Posted On //

"Cara Bersikap & Hadapi Tahun 2014”
Oleh:  Ev Iin Tjipto
Seminar di PMB & GBI  IMANUEL di Balikpapan, Kalimantan Timur – Rabu, 5 Februari 2014

Bagaimana caranya bersikap dalam memasuki  tahun yang baru dan menghadapi segala sesuatu sepanjang tahun 2014? Harus berjaga-jaga, karena:
1.  Tahun ini tidak mudah. Banjir dan bencara akan mengancam sepanjang tahun 2014, bukan Cuma awal tahun. Anak-anak Tuhan yang  berdiri dan menyembah, mereka yang bisa menghentikannya.  Setiapkali anak-anak Tuhan menyembah dan berteriak deklarasi, itu artinya anda sedang membangun tembok.2. Tahun ini ada pemilu legislatif dan presiden. Kalau tdk berjaga-jaga bisa terjadi kerusuhan di mana-mana.  Namun bila berjaga, maka yg naik adalah anak-anak Tuhan. Deklarasi 2014 yang sudah dibagikan harus diperkatakan setiap pagi.3. Antikris mau bergerak. Kalo kita tidak berdoa untuk menahannya. Mulai bayi2 di Eropa dan Amerika mulai dipasangi chip.  Bila itu terjadi maka kedatangan Tuhan sdh sangat dekat. Namun selama ada gereja Tuhan yang menahannya, maka antikris tidak bisa bergerak.  Kita harus menang agar itu tidak masuk Indonesia. Akhir-akhir ini di Jakarta skg ada chip di mobil, RFID. Bila ada chip ini  maka beli bensin lebih murah.  Jadi pekerjaan kita tidak mudah. Ini tahun-tahun peperangan. 
CARA MEMASUKI TAHUN YG BARU:
>> MAZMUR 24:7-8  - Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang, dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad, supaya masuk Raja Kemuliaan! "Siapakah itu Raja Kemuliaan?" "TUHAN, jaya dan perkasa, TUHAN, perkasa dalam peperangan!
Memasuki tahun yang baru,  dengan membuka pintu gerbang. Semua berkat yang menjadi bagian atau jatah kita, harus diambil oleh pasukan. Pintu berkat itu bermacam-macam. Di awal tahun harus bisa pintu gerbang. Bisa naik ke tempat tinggi dan berkata: “Dalam nama Tuhan Yesus, aku ambil berkatku sepanjang tahun ini dari timur barat utara selatan, dari bangsa2, dari undian2, berkat dari segala yg baik, jatuh kepada anak2 Tuhan.
KESAKSIAN:
-
          Ada teman Bu Iin berbisnis roti dan ingin memperluas wilayah bisnis.  Orang ini menginginkan salah satu stasiun televisi swasta di Jakarta menjadi pelanggannya. Orang ini mulai perkatakan “dalam nama Tuhan Yesus, aku buka pintu stasiun TV…. (sensor ya). Spy setiapkali pesan roti hanya dari aku.” Orang ini kemudian datangi kantor tersebut , di mobil menyembah Tuhan, lalu turun dan mematok area kantor stasiun TV itu dan berkata.” Dalam nama Tuhan Yesus, terbuka pintu bisnis dan order untuk saya. Ini daerah saya.” Orang ini kemudian masuk lalu membagi-bagikan roti kepada semua karyawan dan direktur.  Besoknya, orang ini menelepon direktur kantor itu dan langsung deal, mereka sepakat jadi pelanggan.
-
          Selasa (4/2) kemarin anak saya berulang tahun. Dia bilang saya mau ke Bogor dan sekitarnya dan mau menduduki gunung. Dia siapkan pasar murah untuk 5.000 orang dan pengobatan gratis. Dia naik ke puncak gunung dan patok, karena berkat Tuhan itu dari  gunung-gunung (Mazmur 133). Kami berdoa, dalam nama Tuhan Yesus Kristus terbuka pintu lawatan, kami minta dalam 4 jam datang 5.000 jiwa.  Diajak menari semua mau. Diajak teriak: Selamatkan kami, Indonesia diselamatkan, mereka semua teriak. Alkitab berkata: barangsiapa berteriak, Tuhan akan menjawab.  Mereka dikonseling, pengobatan, terima sembako, semuanya didoakan satu per satu dalam nama Yesus Kristus dan mereka berkata amin. Kemudian ada beberapa teman kami masuk ke pesantren, di depan pintu, semua berdoa lalu patok. Setelah mereka masuk untuk membagikan roti dan menyatakan: ini roti yang membawa kehidupan.  Semua pintu terbuka karena sudah dipatok terlebih dulu.
>>> BUKALAH PINTU GERBANG – Itu artinya kita harus berperang (peperangan rohani).     
Kesaksian: Ada teman Bu Iin bekerja di salah satu perusahaan dan dia sendiri yang Kristen di kantor itu. Semua orang di kantor itu sangat membenci orang Kristen, mereka memfitnah dan menekan dan mengguyoninya. Kemudian teman ini mulai “Buka Pintu Gerbang” dengan mematok area kantornya dan  perkatakan: dalam nama Yesus, setiap roh yg membenci orang Kristen, roh yg membuat perpecahan dan mencuri berkat anak-anak Tuhan, diikat dipatahkan dihancurkan. Tiap pagi orang ini bawa baner api, kemudian nyanyi nyembah di kantornya sebelum karyawan lain datang. Suatu hari terbongkar semua kejelekan korupsi dll di kantor itu. Kemudian bos-nya yg paling tinggi berkata: ternyata semua orang di sini korupsi, tidak benar. Hanya 1 yg benar yg Kristen. Akhirnya bos itu menaikkan gaji karyawan Kristen itu 4 kali lipat dan merekrut karyawan baru yg Kristen.
-
          Tahun ini Tuhan suruh buat acara “Buka Pintu Lawatan” di salah satu lokasi di Jakarta ..(sensor)…  Acara selama 9 jam dengan 1 juta jiwa.
 APA YG HARUS DIBUAT DI AWAL TAHUN? (2 Raja-raja 13:17-19)
-
          Ini namanya tindakan profetik. Tindakan profetik adalah deklarasi tubuh. Dengan roh kita percaya, di hati dan roh menyala-nyala, semangat menyembah Tuhan. Itu deklarasi roh. Di jiwa, kita perkatakan: dalam nama Yesus, saya menduduki kota ini…dll. Itu deklarasi jiwa.   Mengapa Tuhan Yesus    membasuh kaki? Mengapa Tuhan mencampur tanah dan ludah lalu mengolesi mata orang buta? Itu deklarasi  tubuh. Untuk meraih kemenangan total, harus deklarasi roh, tubuh, jiwa.   Mengapa kami selalu lakukan banyak tindakan profetik, karena itu merupakan deklarasi tubuh.  Berkatalah Elisa: "Panahlah!  " Lalu dipanahnya. Kemudian berkatalah Elisa: "Itulah anak panah kemenangan dari pada TUHAN.”
-
          KESAKSIAN:-
          Ada seorang teman Bu Iin, anaknya selalu sakit panas tiap malam.  Ternyata di dekat rumahnya ada pohon yg ada ‘isi’-nya.  Bu Iin suruh lepaskan senjata. Ada pedang, panah, pujian, api, darah Yesus, dll. Namun pemilik rumah ini takut dan khawatir, akhirnya tidak melakukan apapun. Sampai suatu malam kondisi anaknya semakin parah, dan  orang ini mendengar sendiri Tuhan ngomong: ambil anggur dan garam, lalu pergi ke pohon itu lalu habisi semua musuh! Alkitab berkata, kita adalah garam dunia. Jadi kita yang mempengaruhi, bukan dipengaruhi.  Orang ini melangkah ke pohon itu lalu perkatakan: “dalam nama Tuhan Yesus Kristus, saya habisi kamu dgn darah Yesus.” Kemudian kucuri anggur dan garam.
Jadi, di awal tahun 2014, lakukan peperangan rohani, lepaskanlah senjata anak panah.  Lepaskan semua senjata.
Lakukan semuanya jangan setengah hati. Harus dilakukan segenap hati. Memuji Tuhan dgn segenap hati, berdoa segenap hati, melayani dengan segenap hati, buka rumah singgah dgn segenap hati.

Tuhan tidak pernah pilih kasih. Kejarlah destiny-mu.  Kaya atau miskin, itu bukan Tuhan pilih kasih. Jemaat banyak atau sedikit, bukan Tuhan pilih kasih. Persoalannya adalah caramu bereaksi terhadap Tuhan dan sesame, cara merespons kesempatan dari  Tuhan.
Bu Iin kenal banyak konglomerat  mereka kerjanya sangat keras. Tidak bersantai-santai. Itu kehidupan mereka.  Biasanya ibu rumah tangga hanya mengurus anak. Tidak hanya itu. Standar wanita bijak itu punya kapal sendiri, punya perkebunan, dll. Bacalah di Amsal 31.  Sejak kapan ada image ibu rumahtangga tidak usah bekerja? Itu sama sekali tidak sesuai dengan Alkitab. Bahkan di zaman Yesus, wanita-wanita yang membiayai operasional pelayanan.
Ada lagi yang aneh, ada yg katakan jadi hamba Tuhan tidak boleh bekerja.  Sebutkan di Alkitab, adakah orang-orang diurapi, rasul dan nabi  besar yang tidak bekerja?  Daud itu hamba Tuhan bekerja sebagai raja, Daniel bekerja  di pemerintahan, Paulus bekerja sbg tukang tenda, Lukas bekerja sbg dokter, Yusuf bekerja. Ini waktunya, semua yg salah diruntuhkan!  Hari-hari ini lepaskan senjatamu,  lakukan dengan segenap hati, maka tahun ini menjadi tahun kemenangan, tahun lawatan Tuhan, tahun jarahan besar-besaran dan tahun sukacita. (*)

Amen! Tuhan Yesus memberkati

by Debora Sien.