Darah Allah yang tidak terbatas (Ev. Reinhard Bonnke)

Posted On //
30 Januari 2014
DARAH ALLAH YANG TIDAK TERBATAS
Ada suatu perbedaan yg sangat besar antara Adam pertama dan Adam kedua. "Manusia pertama berasal dari debu tanah dan bersifat jasmani, manusia kedua berasal dari sorga". Darah Yesus itu suci. Bagaimana hal itu mungkin, jika melihat bahwa Allah adalah Roh? Roh tidak memiliki darah dan daging. Jawabannya sederhana. Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah... Firman itu telah menjadi manusia dan diam di antara kita."
Dalam kandungan Maria, ke-Allahan dan kemanusiaan menjadi satu.  Darah Yesus adalah darah "Anak Allah". Darah seorang manusia mungkin dapat tercurah bagi orang lain ---tetapi darah Yesus tidak memiliki batas seperti itu, karena ketidakterbatasan Allah terlibat di sini. Darah "Anak Allah" memiliki kasih karunia untuk menutupi dosa seluruh dunia.
Allah menunjukkan kapasitas darah yang luar biasa ketika Israel meninggalkan Mesir. Bangsa Israel harus membunuh dan memakan domba Paskah; namun jika sebuah keluarga terlalu kecil, mereka dapat berbagi domba dengan keluarga lainnya. Inilah gambaran yang manis ttg Yesus--- Anak Domba Allah terlalu besar bagi satu keluarga. Dia adalah Anak Domba yang terlalu besar jika hanya bagi para rasul pada perjamuan terakhir. Kemudian Yohanes menulis bahwa. "Dan Ia adalah pendamaian untuk segala dosa kita, dan bukan untuk dosa kita saja, tetapi juga untuk dosa seluruh dunia," dan kemudian dalam suatu penglihatan, ia melihat "suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa...dan mereka telah mencuci jubah mereka dan membuatnya putih di dalam darah Anak Domba".
Cara kita mengucap syukur kepada Allah adalah "Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, AnakNYA itu, menyucikan kita dari pada segala dosa."
Dengan adanya pengampunan dosa, muncullah kasih karunia Perjanjian Baru. "Sebab inilah darahKU, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa."(*)
FIRMAN HARI INI
Marilah kita berpegang teguh pada pengakuan tentang pengharapan kita, sebab Ia yang menjanjikannya, setia. (Ibrani 10:23)
BACAAN ALKITAB SETAHUN
# PAGI
- Kejadian 31
- Markus 2
# MALAM
- Ester 7
- Roma 2
(Disalin dari buku renungan "PERHATIKANLAH FIRMANKU" yang ditulis oleh Ev Reinhard Bonnke)