2014 : Memasuki Tahun Kemuliaan @GBI-Temanggung (6 Hamba Tuhan)

Posted On //
Daniel  Tjipto :

Mari kita awali Tahun ini dengan ucapan syukur, semua karena anugrah Tuhan. Biar Tahun ini jadi Tahun yang semua Firman jadi Daging.
Mungkin engkau punya penyesalan (mungkin engkau berkata yang lain diberkati kenapa aku tidak), belajar ucapkan syukur, seperti apapun hidupmu, Rancangan-NYA itu yang terbaik, yang salah itu kita, tidak siapkan karakter kita. Seorang Gembala mengerti dombanya kenapa, atau kebanyakan makan, mungkin perlu segera dipukul tapi itu baik. Mari benahi, tidak ada rasa curiga, komplain / protes ke Tuhan. Ini waktunya pelipatgandaan dan naik dan terbang tinggi bersama Tuhan. Janji-NYA Ya dan Amin. Perbaiki hati mu dan hatiku. Iri tidak membuat jadi maju.. Lekatkan hati-mu dengan Tuhan. Mulai perbaiki hati kita.

Ini waktunya : apapun yang engkau minta didalam Tuhan, kita akan menerimanya. Sering kali kita gak punya iman, tapi sekarang bangkitkan iman kita. Makan Tubuh dan Darah Yesus, ini bukan kebiasaan, dan Engkau menjadi satu dengan kami, yang lama sudah berlalu, baru sudah datang.

Petrus Agung :

1 Tawarikh 20:1-3
Apa yang ditulis disini nanti dilengkapi di kitab yang lain. Pada waktu israel lawan Amon, sedang mengepung kota raba. Arti Raba = Great / Abundant (Besar/Limpah).  Pada pergantian tahun, israel sedang mengepung kota yang artinya besar/limpah. Siapa yang ingin menikmati hal yang besar dan limpah dari Tuhan?
Pada waktu Yoab memerangi kota itu, sudah hampir runtu. Yoab panglima yang hebat, loyal kepada raja, cuma tidak mau kalah dengan orang lain tetapi juga bunuh pesaingnya.
Apa yang terjadi pada ayat 1 dan 2 ? Daud muncul dan memakai mahkota musuh.
2 Samuel 12:26-31 - Menjelang rubuhnya kota raba (menjelang great dan abundant direbut israel).
Siapa yang berperang, merebutnya sesuatu dan dia menang, orang itu menjadi nama orang tersebut. Yoab tau diri, Jika yoab melanjutkan peperangan langsung selesai maka kota raba menjadi kota yoab, dan dia tidak mau, harus menyebut Raja Daud, yang sedang berkubang dengan dosanya, yang seolah tidak peduli dengan tentaranya. Makanya yoab berkata ke daud, kumpulkanlah sisa tentara, kepung dan rebut kota itu. supaya jangan nama ku menjadi nama kota itu.
Orang yang berperang, merebut sesuatu, dan menang, maka orang itulah yang mendapat reward.
Daud mempunyai panglima yang tau diri. apa jadinya yoab seperti absalom dan mencoba mencari popularitasnya.


 1. Jangan malas.
Hari-hari ini pergantian Tahun, jangan malas, sesuatu yang harus dikerjakan.

Lalu Daud mengumpulkan sisa pasukannya. karena pasukan utamanya dibawa Yoab dan memenangkan pertempuran. Mengumpulkan = satu-demi-satu dibawa/kumpulkan, dan dari sisa itu dia berperang dan menang. dengan sisa pasukan itu dia berperang dan menang.
Kemalasan membuat suatu yang besar menjadi tidak kita dapat. Tidak lagi anak Tuhan yang malas.
Pengusaha naikan target, hitung benar cost-mu berapa, penjualan berapa. Sering kali karena kita malas. Pada awal Tahun ada great dan abundant, tapi "raba"-mu tidak bisa didapatkan. Ambil dengan kuat raba-mu. Jangan biarkan kita hanya melihat orang lain diberkati. Suatu kemalasan tapi ditutupi kemalasan, bahaya sekali. Ada waktunya perlu melakukan profetis, tapi harus keluar dan nginjak bumi, rebut kota raba satu per satu (bekerja). Kalau kerjaanmu cuma menanti Tuhan diatas atap, yang datang kucing bukan TUHAN.
Berbahagialah hamba yang sedang melakukan pekerjaannya sewaktu Tuhan datang.
Ini waktunya tuntaskan pekerjaan kita.

2. Kesanggupan untuk mengubah/transformasi.
2 samuel 12:31
dipaksanya bekerja = to transform into (mengubahnya menjadi)
Apa yang menjadi ancaman diubah menjadi suatu potensi untuk kemakmurannya.
Apa yang selama ini menjadi kemalangan jadi sesuatu untuk membangun umat Tuhan.
Pada awal/pergantian tahun ini : Tuhan memberikan kesanggupan untuk mentransform (kutuk jadi berkat, halangan jadi sumber-sumber keajaiban untuk memberkati kita)


3. Memberi Warisan / Legacy
1 Tawarikh 20:4-8
Apakah yang membunuh 3 raksasa itu adalah Daud? Yang membunuh bukan Daud tapi alkitab mengatakan yang membunuh adalah Daud dan orang-orangnya. Inilah yang dinamakan warisan (legacy). 
Warisan Daud sebagai pembunuh raksasa turun/transfer ke anak buahnya. 
Kita punya kewajiban untuk didik anak dan anak buah. Legacy-nya sampai ke bawah.


Petrus Hadi :

Nehemia 3:1-3
Dalam pembangunan bait Allah, seorang Imam Besar dia membangun ikut ambil bagian serta mentabiskannya. 12 Pintu Gerbang bentuknya seperti cawan. Semua tempat / kota-kota juga bentuknya seperti cawan. Yang pertama yang diperbaiki adalah Pintu Gerbang domba karena pusat. Dunia ada keselamatan karena ada darah Anak Domba.  Domba adalah gambaran Tuhan Yesus.

Kalau dilihat Pintu Gerbang Ikan dan Pintu Gerbang Mandat maka lebih dekat Pintu Gerbang mandat. Tapi alkitab mengatakan ke Pintu Gerbang ikan dulu. Dalam Tuhan ada protokuler yang tidak bisa dilanggar, tidak bisa semau gue.  Pasang tanda jalan.  Tidak mengerjakan yang dekat.

Ini seperti perjalanan rohani : Pintu Gerbang Domba (Percaya Yesus) - Pintu Gerbang ikan (mengasihi jiwa-jiwa) - Pintu Gerbang Lama (bicara Berkat) - Menara perapian (mengalami pembentukan) - Pintu Gerbang lebak (berbicara hineni) - Pintu Gerbang sampah (berbicara berkat jasmani tidak mengikat hanya menjadi sampah). PG mata air (berbicara konsumen jadi produsen). Orang-orang kristen yang lahir di persekutuan (tidak dibesuk, tidak diberi salam, mereka tidak gampang kecewa) jauh lebih kuat daripada orang kristen lahir di gereja (aku mau diperhatikan, kalau tidak diperhatikan tidak mau ke gereja lagi.).  - Pintu Gerbang Elyasib (berbicara keintiman) - Pintu Gerbang air (berbicara perlipatgandaan). Kita berada di Pintu Gerbang kuda mau masuk Pintu Gerbang timur (golden gate). Kita mau masuk pintu gerbang emas. Melakukan Firman bukan untung / rugi tapi Tuhan yang mau. 
Pintu Gerbang mandat (menyambut kedatangan Tuhan Yesus ke-2x). 
Kita berada diantara Pintu Gerbang kuda dan emas.

Iman dan perbuatan harus seimbang.

Mengapa 12 Pintu Gerbang bentuknya cawan? 

Wahyu 8:3-5
Cawan Tuhan hanya bisa dipenuhi doa, penyembahan, apa yang kita kerjakan. 
Kalau cuma iman dan doa perang maka hanya "bertapa" terus. 
Sebaliknya nyari duit, hanya mengerjakan semaunya sendiri tanpa mengerti hati Tuhan bahaya. 
Iman tanpa perbuatan mati, perbuatan tanpa iman tidak bisa.


Apabila cawan itu penuh dengan doa, kita bisa tahan murka. Akan ada kegoncangan di alam roh, dan yang terjadi :
1. Anak Bungsu pasti kembali
2. Migrasi Kekayaan harus terjadi.
Ada contoh : bendahara yang tidak jujur. kenapa sampai akhir cerita tidak ada bendahara pengganti? karena anak Tuhan tidak siap jadi bendahara.
Tidak sulit memindahkan kekayaan orang fasik ke orang benar.
Kita siapkan hati untuk masuk Pintu Gerbang Emas karena Golden Gate sedang dibuka.

Iin Tjipto :

Berkat hanya dari Tuhan bukan dari iblis. Iblis hanya bisa mencuri dan memberikannya kepada yang menyembah dia. Seberapa yang menginginkan, itu yang kita terima.
Jatah berkat harus diambil. Orang luar mengambil sedangkan kita menggerutu. Berkat diturunkan untuk orang baik dan orang jahat. Persoalannya siapa yang ambil. 
Manna itu diturunkan, tergantung kita mau ambil atau tidak.

Apa yang kita lakukan tanpa iman dan pengetahuan akan binasa.

2 Raja-raja 13:14-21

1. Minta sungguh-sungguh menjerit

 
Apa yang kita lakukan tanpa iman dan pengetahuan akan binasa.
Yoas dan orang israel dapat 3x kemenangan padahal jatahnya unlimited. Berapa kali menang ditentukan cara dia.  Hari ini tentukan berapa kita mau ambil.
Hukum mewarisi adalah harus minimal 2x lipat. 
Seberapa kita mewarisi, seberapa iman, seberapa menginginkan, dan seberapa lapar. 
Ayat 15 :Angkat busur, anak panah (senjata). Kita masuk Pintu Gerbang emas. Di koran maupun TV, indonesia masuk keemasan. Masa seperti ini tidak akan kembali 100 tahun lagi. Investasi, kualitas tenaga kerja-nya, suasana, cuaca, stabilitas politik terbaik sedang datang di indonesia. Seluruh dunia mengakui hal ini.
Pada bulan Desember lalu kita disiapkan banyak kuda beserta keretanya, semuanya bersinar berapi. Tapi tidak ada penumpangnya,dan masih ter-parkir rapi. Anak-anak Tuhan belum siap masuk emas dan perang. Kita masih terlalu santai. Iblis sudah siap, kita belum.

2. Busur dan  anak-anak panah.
Pintu Gerbang Timur itu pintu keemasan. Kalau tidak dibuka maka urusan kita sendiri.
Waktunya lakukan hal yang besar. Buka sendiri. 

3. Lakukan dalam ketepatan 
Ayat 18-19 : cara melakukan itu menentukan seberapa besar kita mengambil. Apapun yang Tuhan suruh, lakukan. Respon benar akan terima yang besar. 
Contoh:
1. Penglihatan Stephen akan ada serangan besar, disuruh buat tanda. Lupa tidak memberi tanda, banjir 10cm membuat mobil berhenti dan terpaksa masuk bengkel. Komputer transmisinya mati total kalau diperbaiki menghabiskan 120 juta. Stephen doa minta ampun dia salah karena lupa, Tuhan suruh bersihkan semuanya dan pasang kembali. Ajaib bisa digunakan kembali. Iblis mau ambil 120 juta tapi tidak bisa 
2. Ada seorang laki-laki doa tanya Tuhan tentang jubah. Tuhan suruh buat dengan bunga matahari besar. Saat ibadah orang ini malu untuk mengenakannya karena dia seorang laki-laki. Begitu ibadah dimulai lekaslah dia pakai jubah. Firman Tuhan yang disampaikan Bu Iin persis tentang bunga matahari. Respon benar akan terima yang besar. Ada orang kasih uang kepada dia 10 Milyar tanpa lain-lainnya. Disuruh jalankan pembagian terserah dia. Dari 10 Milyar, dalam waktu 2 tahun jadi 10x lipat.

Nany Susanti :

Keluaran 12:42
Malam ini Tuhan berjaga-jaga, karena Tuhan mau bawa kita keluar dari tanah mesir (masa perbudakan, kesengsaraan, kesesakan). Kita berjaga-jaga karena Tuhan-Nya berjaga-jaga supaya pintu kemuliaan Tuhan dibuka. Masuk pintu keemasan. Jangan berkata: kan Tuhan sudah berjaga-jaga, aku tidur, karena Tuhan berjaga-jaga maka kitapun harus berjaga-jaga.
Penglihatan Bu Nany: mata Tuhan tertuju. Kalau kita unity, apa yang diinginkan terjadi.


Yusak Tjipto


Kunci Daud : Apa yang dibuka tidak ada yang bisa menutup. Apa yang sudah ditutup tidak ada yang bisa membuka. Berjaga-jaga jangan sampai lalai. Jangan sampai salah, harusnya Buka jangan malah ditutup. 
Akhir jaman kuasa perkataan luar biasa. Jangan salah omong. 

Rekaman : Memasuki Tahun Kemuliaan.mp3