My Home Gathering 2018 Ambon

Posted On //

*PENDAFTARAN NATIONAL GATHERING My Home Indonesia - AMBON 2018*

Shalom Bapak/Ibu, Panitia acara akan segera mempersiapkan Akomodasi Hotel dan transportasi antar jemput Bandara.

Nama :
Kota/Provinsi :
No.Telp. :
Email :
Organisasi/Gereja :
Jabatan :
Usia:
Menginap/Tidak Menginap :
Jadwal Kedatangan (tgl,jam):
Jadwal Kepulangan (tgl,jam):
Kapal/Pesawat :

# Form pendaftaran di isi lengkap
# Peserta terdaftar apabila telah melakukan pembayaran registrasi dan di info ke sekretariat
*Batas waktu 3 Agustus 2018*

# Pembelian tiket di himbau mulai dari sekarang untuk antisipasi lonjakan harga bila mendekati hari H.

Rp. 750,000 (Akomodasi/konsumsi/Transportasi bandara)
Rp. 350,000 (Konsumsi)

*BANK MANDIRI*
*No. Rek. 12 500 600 800 82*
*a. n. Yayasan Indonesia RumahKu*

*Info Penting*
3 sept 2018, Acara mulai jam 15.00 - 17.00
7 Sept 2018, Acara selesai jam 14.00


Sampai Bertemu di Ambon, Terima kasih.

Sekretariat My Home Indonesia
[Read more]

Rev Lawrence Khong - Asia Empowered 21 Indonesia

Posted On //
Rangkuman Empowered21 Asia
Rabu, 18 Juli 2018
Morning Session 2nd Day

*Ps. Lawrence Khong*
*The Blessing of the Brokenness*
Berkat dari keremukan

Kesalahan terbesar dlm pelayanan salah satunya adalah mengenai kesalahan dalam memilih kepemimpinan. Kualifikasi terbesar dari seorang pemimpin adalah org tersebut memiliki keremukan hati dihadapan Allah.

(Mazmur 51 : 17)
(Mazmur 34 : 18)
Keremukan hati merupakan korban yang berkenan kepada Tuhan. Roh yang remuk seperti ini bertentangan dengan roh dunia. Dunia berkata jangan pakai orang orang yang rusak. Tetapi beda dengan firman Tuhan, Ia menerima orang yang remuk hatinya.

Alasan kenapa keremukan berkenan kepada Tuhan :
1. Keremukan mengundang hadirat Tuhan. (Brokennes is the antidole to our self centred nature)
Kita merasa dan sadar bahwa hanya Tuhan yang melayakkannya. Revival adalah tentang hadirat Tuhan. Mengalami hadiratNya maka kita akan mengalami Tuhan. (1 Petrus 1 : 8). Tuhan memakai orang yang hancur hatinya.

2. Keremukan menghadirkan kuasa Tuhan. Hanya org yg remuk hati yang mendapatkan kuasa dari Tuhan. Dan dengan kuasa itu kita dilayakan melayani Dia.
Salah satu bahaya dalam pelayanan Kristen adalah KESOMBONGAN, dan MERASA HARUS DIBERKATI LEBIH. Jangan katakan Tuhan tidak adil? TIDAK jawabannya, Tuhan adalah adil .

*Rev. Cindy Jacobs*
*The Word of The Lord For ASIA*

Penglihatan, bahwa api pencurahan Roh Kudua dicurahkan di auditoriun SICC. Api dan kemuliaan Tuhan turun saat ini. Pentakosta ke 3 sudah kita alamai saat ini.

Pesan buat Asia, apa yg Tuhan akan lakukan? Tuhan menandai bhw kita akan menjadi penginjil penginjil terbesar diakhir zaman yang hatinya berkobar.

(Yoel 2 : 28 -!31)
Roh Kudus akan dicurahkan dan nubuat itu digenapi untuk semua orang. Manifestasi akan mulai meningkat, fenomena aneh akan terjadi dari bangsa bangsa. Masuk dalam musim akselerasi.
Musim akselerasi, akan cepat terjadi perubahan baik yang jahat maupun yang baik.

Apa yang Tuhan akan lakukan :
1. Tuhan akan lakukan pemurnian bagi kita.

2. Baptisan Api - Tuhan akan bakar habis ambisi pribadi kita.

Penglihatan dari Cindy Jacobs :
SICC akan dipenuhi generasi generasi muda dari berbagai bangsa. Mereka akan berkobar kobar bagi Tuhan, menjadi saksi Tuhan sampai ke ujung bumi. Persiapkan tanahnya, persiapkan untuk kegerakan ini. Melalui conggres ini akan ada satu komunitas dg hati berkobar dan ada penginjil besar lainnya datang untuk komitmen.

Miliki kuasa Roh Kudus yang membakar dan menyala nyala untuk penginjilan.

*Russel Evans*
*Membawa api Tuhan ke bangsa-bangsa*

1996 - dimulai dari pelayanan dengan anak anak muda Australia yang digerakkan oleh kuasa api Roh Kudus.

Kisah Para Rasul 1 : 14
- Mereka bertekun menantikan Roh Kudus
Memiliki satu agenda untuk melihat api dan kemuliaan Tuhan ke bangsa-bangsa.
- Setiap kita membutuhkan perjumpaan dengan Roh kudus (menerima api Tuhan)

Terjadinya api mengandung 3 kompenen (Segita Api) :
1. Oksigen (O2) - dari Tuhan

2. Panas (Heat) - Kuasa dari Tuhan

3. Bahan bakar (Fuel) - dari manusia

Tuhan yang memberikan oksigen dan panas.
Kuasa menghasilkan panas, sedangkan Bahan bakar adalah bagian kita, apa itu bahan bakar yaitu rasa lapar kepada Tuhan. Rasa lapar kepada Tuhan itu membuat Tuhan tertarik. (Bartolomeus, Zakeus, perempuan 12 tahun pendarahan). Mereka ada lapar haus akan Tuhan memiliki kehausan berjumpa dengan Tuhan.
(Efesus 3 : 20)
Api berkumpul menjadi satu : terjadi badai api. Cara mematikan api ambil salah satu kompenennya.

Panasnya api bisa menciptakan dorongan naik ke udara. Artinya dengan pujian penyembahan, api Roh Kudus, rasa lapar akan Tuhan maka menjadikan Allah turun untuk melakukan hal hal yang dahsyat.

*Bangkitkan rasa lapar akan Tuhan*

*Ps. Daniel Kolenda*
*Mengapa kita butuh Roh Kudus?*

Roh Kudus bukanlah subjek yg bisa kita pelajari. RK bukanlah fenomena sejarah dan harus diperingati. RK adalah pribadi yg hidup dan hadir di manapun...
Kelaparan akan RK akan membuat kita begitu mudah menerima lawatan, kuasa, ucapan RK memenuhi hidupnya.
Ingat peristiwa pernikahan di Kana? Waktunya belum tiba bagi Yesus, Ia seperti didesak melakukan sesuatu sebelum waktunya. Jika kita mendesak dgn rasa lapar maka Ia akan memuaskan dan membentangkan kita.

Why we need holy spirit?
Yesus memperlengkapi para murid dgn pengajaran, mujizat, dll..tapi belum cukup, mereka harus dipenuhi RK. Mereka tdk dapat memberikan sesuatu yg mereka tdk miliki.... Mereka bisa jadi pengkhotbah hebat tapi tidak bisa mengubah dunia. Mereka harus menerima kuasa RK supaya menjadi saksi Yesus dan mengubah dunia.

1. Memberdayakan orang percaya untuk mengubah dunia bagi Kristus.

2. Bukan soal manifestasi mujizat, kegerakan dan bhs roh saja...tapi kuasa yg bekerja untuk perubahan hidup yg nyata sehingga kita dapat memberi sesuatu dan mengubahkan hidup orang lain.

Tuhan Yesus Memberkati

• Unit Pengajaran CK7 •
[Read more]

Rev Billy Wilson - Empowered 21 Asia Indonesia

Posted On //
🖊Pesan dari Ps. Billy Wilson (Opening Empowered 21) :

✅Harus menguburkan masa lalu (Bury the past), sebab tanpanya kita tdk bisa melihat hari depan yg baik.

Salah satu penghambat dan bahaya terbesar dari masa depan adalah tetap hidup dlm masa lalu.

Seperti Tuhan yg menguburkan Musa dan sampai skrg tdk ada seorangpun yg mengetahuinya, demikian jika Tuhan yg menguburkan masa lalu kita maka masa lalu itu (manusia lama) tdk akan bisa bangkit kembali.

Serahkanlah semua kekalahan, kesalahan, kebanggaan masa lalu kepada Tuhan, dan IA akan memberikan hari depan yg cemerlang, kemenangan atas hari depan

✅Persembahkanlah masa kini kpd Tuhan (Surrender present to God). (Rom 12:1-2).

Pastikan serahkan hidupmu hari ini kpd Tuhan. Daging pasti maunya lari dari semuanya itu sebab keinginan daging mau menarik kita utk jauh dari Tuhan.

✅Bergegas masuk pd masa depan (Accelerate into your future).

Kis. 8:39-40 spt filipus mengalami percepatan ke masa depan.

Jika kita mau lakukan 2 hal yg pertama diatas maka Roh Kudus yg akan melakukan percepatan rohani dlm hidup kita, dari yg di injili menjadi penginjil, dari yg disembuhkan menjadi alat penyembuh dari Tuhan, dari penerima mujizat menjadi alat pelaku mujizat.

Akan ada hub baru, kesempatan baru, sdr akan melihat Tuhan banyak melakukan hal yg baru dlm hidup kita.

Jika kita mau menguburkan masa lalu kita, maka kita akan melihat dimensi yg baru, new beginning bersama Tuhan.

Aminnn
[Read more]

Rev Scott Wilson - Empowered21 Asia Indonesia

Posted On //
Rangkuman Empowered21 Asia
Kamis, 18 Juli 2018
Morning Session 3rd Day

Ps. Scott Wilson
Trust in God

Berbicara tentang Pentakosta, adalah berbicara mengenai antusiasme, terkoneksinya kita dgn Tuhan dan agenda Tuhan terhadap hidup kita masing-masing guna menemukan tujuan hidup yang telah Tuhan tetapkan bagi kita.
Percaya kepada Allah adalah menyerahkan semua hak hidup kita kepada Allah, menguburkan ambisi pribadi dan membiarkan Allah menulis karyaNya melalui hidup kita dalam segala musim kehidupan.

Yohanes 13 : 1 - 4
Yesus Kristus menjadi contoh sejati, bagaimana cara hidup percaya pada Bapa meski dalam tekanan yg berat..., tetap mengasihi, melayani dan tetap percaya pada BapaNya. Yesus telah memperagakan gaya hidup yg berkenan kepada Bapa.
Jika kita percaya kepada Yesus Kristus, berarti kita belajar mengselaraskan hati dan pikiran kita dgn hati dan pikiran Tuhan. Kita harus satu frekuensi dgn Tuhan.

Jesus know that (perkara yg Yesus ketahui) :
1. Yesus percaya bahwa Bapa pegang kendali hidupNya

2. Yesus percaya bahwa Bapa telah mengutus Dia

3. Yesus percaya bahwa Bapa menggenapi rencanaNya

Percaya pada Allah berbicara tentang "faithfull" (setia).
Setia...melakukan apa saja yg Tuhan kehendaki dalam hidup kita. Ketika orang berhenti percaya, kita tetap setia.

Seperti Kristus yg adalah setia, demikian kita harus setia bergantung pada Tuhan dan mengandalkan Dia, setia pada rencana Tuhan, setia menyadari bahwa diri kita tidak sanggup dan tidak memiliki kuasa melakukan apa pun selain mengandalkan dan berserah pada Tuhan.

Ps. Dennis Balcombe
Hold fast to the heavenly vision

Apa yang harus orang percaya lakukan?
1. Memberitakan Injil
Matius 24 : 14, Kisah Para Rasul 1 : 8
Injil Kerajaan Allah harus diberitakan kepada segala bangsa, kaum dan bahasa dgn demonstrasi kuasa ilahi dan juga aniaya yg harus dialami.

2. Membantu orang - orang untuk penuh Roh Kudus.
Roh Kudus akan menolong kita untuk tidak meninggalkan iman yg murni ketika kita mengalami aniaya (Ibrani 10 : 25).
Tokoh-tokoh iman (Ibrani 11) penuh dengan ketidaksempurnaan, tapi mereka tetap percaya dan menolak berkompromi dengan dunia dan meskipun dunia menolak mereka tapi Allah menyambutnya.

Ps. Jerome Ocampo
Tantangan Terbesar Gereja

Tantangan terbesar gereja Tuhan adalah bagaimana membangun anak-anak muda, generasi ini. Mereka sedang tertidur dan tidak mengenal tujuan Allah dalam hidup mereka.

Mazmur 24 : 6
Ada 3 bukti bahwa generasi muda kita tertidur :

1. Isolation (Isolasi).
Iblis mengupayakan segala cara untuk mengisolasi generasi muda dengan menyodorkan kemudahan dan fasilitas yang memanjakan daging serta hedonisme. Apa yang harus gereja lakukan? Gereja harus mengadopsi anak-anak muda, memberi perhatian besar kepada mereka sehingga tertarik dengan gereja.

2. Distraction (pengalihan perhatian).
Makin sedikit anak muda tertarik dgn gerakan RK. Generasi muda ditarik ke dunia medsos, kesibukan mengejar cita-cita... Iblis telah mengalihkan perhatian generasi muda dari tujuan Allah dalam hidup mereka. Gereja harus mempertemukan generasi muda dgn Tuhan sehingga ada perjumpaan, ketertarikan pada tujuan Tuhan.

3. Kurang tantangan
Generasi muda harus diberi tantangan baru dan besar, sehingga mereka tertantang untuk melakukannya.

Ps. Ron Luce
What time is it ?

Kita harus membantu anak-anak muda untuk mengalami perjumpaan dengan Tuhan.

Yang harus gereja lakukan saat ini :
1. Focus
Sekarang inilah waktunya untuk fokus memenangkan generasi muda yang adalah masa depan gereja. Fokus, berarti mengarahkan pandangan, mengerahkan segala upaya dan perhatian untuk menjangkau dan memberdayakan generasi muda.

2. Learn
Belajar satu dgn yg lainnya. Kita harus belajar dari gereja-gereja lain bagaimana mereka telah menjangkau banyak anak-anak muda dan menyelamatkan generasi muda di kota dan bangsanya.

3. Harvest
Sedikit gereja yg serius mempersiapkan penuai saat tuaian semakin banyak. Ini suatu tantangan bagi kita. Anak-anak muda adalah generasi potensial dengan banyak keunggulan tenaga, waktu dan gairah yang besar untuk penuaian.

4. Grow
Butuh waktu yang panjang untuk menumbuhkan gereja.

Ps. Cindy Jacobs
FAITH FOR THE SUPERNATURAL

Tuhan akan berikan pengurapan yang besar untuk seluruh peserta, dan kita akan memberikan perubahan yang nampak. Urapan yang barilu bagi yang lapar dan haus akan Tuhan.

(Yesaya 6 : 8)
Utuslah Aku!!

1. Iman mengaktifkan kuasa Tuhan

2. Ketakutan melumpuhkan iman kita

3. Tuhan datang untuk membawa perubahan

4. Tuhan akan membuat kita menjadi orang orang yg lapar dan haus sehingga menjadi pengubah pengubah dunia

5. Pengurapan akan menyertai dalam perjalanan hidup kita untuk melihat kebangunan Rohani.
Tuai jiwa- jiwa untuk kemuliaan Tuhan

6. Roh Kudus dalam diri kita akan memberikan akselerasi. Ketika Tuhan bergerak maka kita harus siap karena dalam waktu tiba-tiba Tuhan akan berburu buru untuk mengejar dan memakai kita

7. Kita perlu berdoa dengan rasa lapar dan yg ngotot untuk supaya Tuhan pakai ini aku utus aku untuk kebangunan rohani yang besar untuk menjadi Penginjil dunia membawa api Tuhan menjangkau dunia untuk kemuliaan Tuhan

Tuhan Yesus Memberkati

• Unit Pengajaran CK7 •
[Read more]

Empowered 21 Asia - Indonesia 2018

Posted On //
CINDY JACOB hadir jg dlm acara EMPOWERED21 ASIA FIRE & GLORY DI SICC Sentul 17 - 20 July 2018 sbg salah satu Pembicara dlm acara ini berhubung dgn Nubuatan yg telah Ia sampaikan utk INDONESIA.

FOR INDONESIA

Nubuatan Cindy Jacob untuk Indonesia

Aku telah mendengar doa-doamu.
Aku mendengarkan tangisanmu.
Aku telah melihat umatku berkumpul bersama.
Kamu tidak dapat membayangkan apa yang sedang Aku persiapkan.
Karena aku akan memulihkan tempat ini.

Dan Tuhan berkata, "Sebagai tanda bahwa aku akan memulihkan tempat ini, lihatlah pada industri perikanan. Karena Aku akan mendatangkan
ikan dari ujung-ujung bumi ke Indonesia".

Dan Aku sedang mempersiapkan untuk membuka sumber daya baru.
Aku akan membuka sumber-sumber minyak.
Aku akan mulai mendatangkan kelimpahan dari dalam air.
Aku sedang mempersiapkan sesuatu yang menyuburkan tanah.
Tuhan berkata kamu akan melihat panen-panen meningkat dan terus meningkat.
Bahkan kamu sendiri akan melihat pada berita bahwa panen beras dan gandum berlipat-ganda.

Kita akan mengundang kehadiran Roh Kudus.
Roh Kudus, kami mengundang Engkau ke Indonesia.
Kami mengundang Engkau kedalam orang-orang Sunda, orang-orang Melayu, penduduk Sumatra.

Tuhan berkata, lihat kedalam sektor militer.
Aku akan membawa kebangunan yang besar dalam tubuh militer.
Dan akan banyak terjadi keajaiban dalam militer.
Dan Tuhan berkata, militer Indonesia akan menjadi pasukan-Ku.

Tuhan telah memberi saya sebuah janji pada bulan September yang lalu
yaitu akan ada suatu hari dimana tidak akan terdengar lagi kejahatan di Indonesia.
Kamu lihat, Tuhan mengatakan bahwa Ia ingin menghentikan kejahatan.
Maksudku seperti awal hari ini, aku menantang kamu untuk melakukan penyembahan 24 jam sehari selama 40 hari.

Jadi, perhatikan kata-kata ini.

Itu karena Tuhan ingin melindungi kamu dari sesuatu.
Kamu tahu, kamu sudah mengalami satu pengeboman di bandara dan kamu perlu untuk melindungi negara ini.
Ini waktunya untuk serius berdoa.
Bukan karena kamu belum berdoa, tapi kamu harus berdoa lebih lagi.

Mengertikah kamu bahwa sejarah sedang dibuat disini.
Tahun yang lalu, saya berbicara pada 22 negara.
Saya menemui para pemimpin doa dari setiap benua.
Tapi pergerakan doa di Indonesia adalah salah satu pergerakan yang terbesar yang pernah saya lihat.

Ini adalah Tuhan dari segala sejarah.
Tuhan dari segala lawatan.
Saya pernah menubuatkan lawatan Allah dalam universitas-universitas waktu saya datang sebelumnya.

Sekarang saya menubuatkan orang-orang Indonesia akan membantu datangnya kebangkitan untuk Amerika Serikat.
Tuhan akan memberikanmu kunci untuk membuka pintu untuk Firman-Nya bisa masuk ke negara ini.
Dan di negara ini akan terjadi sebuah kebangkitan yang akan dilihat diseluruh dunia.
Tuhan akan mempertunjukan perbuatan-Nya di Indonesia.

Saat ini, kamu ada di titik pembuatan sejarah.
Malam ini ada sesuatu yang berubah di surga.
Tuhan tidak hanya memulihkan ekonomi di Indonesia jika kamu berdoa.
Tapi Ia akan meruntuhkan korupsi.
Tidaklah baik berada dalam korupsi, karena setelah minggu ini,
Tuhan akan mulai menyingkapkan korupsi.

Ia akan mengguncangnya.
Ia akan mengguncangnya.
Semua yang bisa digoncang akan digoncangkan.
Haleluya.

Akan datang ratusan ribu orang kepada Kristus.
Gerejamu akan menjadi terlalu kecil.
Kamu akan memerlukan ruangan yang jauh lebih besar.
Dan Tuhan berkata kepadamu, Aku akan memulai pergerakanKu dari perkembangan kelompok sel.
Dan kamu akan melihat, Aku akan membawa banyak orang
kepada Kristus.
Akan ada pergerakan yang cepat pada berbagai bidang,
pergerakan yang berasal dari Tuhan -Allah yang memberi pertumbuhan-, dan mereka akan berkata bahwa yang terjadi adalah yang telah dinubuatkan.

Yesaya 66:7:9
Sebelum menggeliat sakit, ia sudah bersalin, sebelum
mengalami sakit beranak, ia sudah melahirkan anak laki-laki. Siapakah yang telah mendengar hal yang seperti itu, siapakah yang telah melihat hal yang demikian ?
Masakan suatu negeri diperanakkan dalam satu hari,
atau suatu bangsa dilahirkan dalam satu kali ?
Namun baru saja menggeliat sakit, Sion sudah melahirkan anak-anaknya.
Masakan Aku membukakan rahim orang, dan tidak membuatnya melahirkan ? firman TUHAN.
Atau masakan Aku membuat orang melahirkan, dan menutup rahimnya pula ? firman Allahmu.

Dapatkah sebuah negara lahir dalam sehari ?
Roh Kudus akan mengerjakan perkerjaan secepat itu.
Jika kamu tinggal dalam persatuan, akan ada banyak gereja-gereja sangat besar di Indonesia.
Tuhan akan mencurahkan Roh Kudus.
Orang akan datang dari banyak negara ke Indonesia.
Hanya untuk melihat pergerakan Tuhan dan untuk berdoa.

Tuhan berkata, "kamu pikir banyak orang datang ke Korea. Puluhan ribu lebih banyak akan datang berdoa di Indonesia.
Puluhan ribu akan datang berdoa.
Banyak menara-menara doa akan dibangun.
Banyak bukit-bukit doa.
Faktanya, akan ada suatu hari dimana setiap bagian dari Indonesia memiliki pusat doanya masing-masing..
Karena, ini akan jadi sebuah kebangkitan doa.
Ini akan jadi sebuah kebangkitan doa."

Roh Kudus pernah berbicara padaku dan aku menulisnya pada alkitabku pada 7 September 2002.

Yesaya 60:18,
Tidak akan ada lagi kabar tentang perbuatan kekerasan
di negerimu, tentang kebinasaan atau keruntuhan di daerahmu; engkau akan menyebutkan tembokmu "Selamat" dan pintu-pintu gerbangmu "Pujian".

Dapatkah kamu membayangkan, dalam sehari, seluruh bangsa ini.

Dapatkah kamu membayangkan, penyembahan berlangsung selama 24 jam sehari.
Penyembahan tidak pernah berhenti.

Dapatkah kamu membayangkan, dari Indonesia, ada tangisan yang berlangsung 24 jam sehari ?

SETIAP HARI BERPUASA UNTUK BANGSA INI.
Dan kamu akan melihat apa yang terjadi di alam roh.

Dan Tuhan berkata, akan ada lagu-lagu baru yang ditulis dari Indonesia.
Dan lagu-lagu ini akan dinyanyikan diseluruh dunia.
Dan Tuhan berkata, bukan hanya Pantekosta yang akan melihat pergerakan ini.
Denominasi-denominasi akan melihat pertumbuhan yang hebat karena Aku akan menggerakkan setiap denominasi untuk datang dalam kesatuan doa.
Juga akan ada urapan untuk keuangan.

Beberapa dari antara kamu akan memerlukan uang untuk membangun gedung-gedung.
Tuhan akan memberikan kamu "favor"-Nya untuk ijin-ijin sehingga kamu bisa membangun gedung-gedungmu.

Kamu akan mendapatkan "favor" dari pemimpin-pemimpin pemerintahan dan kamu akan menemukan "favor" dari orang-orang yang memberimu uang.

Dan Indonesia, suatu hari kamu akan melihat, uang yang dari seluruh dunia yang dikirim untuk persembahan misi kebanyakan berasal dari Indonesia.

Indonesia adalah bangsa Yusuf.
Indonesia adalah bangsa Yusuf.
Indonesia dipanggil Tuhan untuk melepaskan berkat keuangannya sampai ke ujung bumi.

Sekarang dengarkan aku.
Tuhan memberimu janji-janji yang berharga.

Ada sebuah suara kebangkitan seperti sungai yang besar.
Tapi semua itu tergantung pada apa yang kamu buat.
Jika kamu berkata "Ya"..
Kamu bisa bekerja sama.
Atau kamu bisa kehilangan kebangkitan ini.

Sekarang Tuhan sedang mencari tempat-tempat untuk kebangkitan besar ini.
Akan ada banyak kebangkitan-kebangkitan datang.

Ia mengatakan kepadaku, Ia akan membawa kebangkitan anak-anak yang besar.
SALAH SATU DARI KEBANGKITAN ANAK-ANAK YANG PERNAH DITEMUI YAITU PADA ANAK-ANAKMU, PADA CUCU-CUCUMU.

Tapi kamu tahu, Ia akan memberikanhal ini ke negara lain jika engkau tidak berdoa.
Ini adalah tanggung jawab yang besar.
Kita perlu punya takut akan Tuhan dalam hidup kita.
Bukan hanya karena Tuhan sudah mengatakannya
maka itu dapat terjadi padamu jika kamu tidak berdoa.

Itu semua tergantung kepadamu.

Ini adalah salah satu dari sebuah sejarah doa bersama.
Para pendoa dari tiga ratus kota, dari banyak denominasi, kamu harus tetap berjuang.
Kamu harus berjuang untuk bangsa ini.
Kamu tidak boleh berhenti.
Kamu sudah mendengar tadi malam musik dan penyembahan dari Indonesia.
Lagu-lagu tersebut ditulis dari Indonesia dan akan dinyanyikan diseluruh dunia.

Jadi, persiapkan dirimu.

Aku berharap ada bagian besar dari pemusik dalam pergerakan doa ini.
Karena ini adalah bagian dari kata-kata nubuatan.

Sekarang saya akan menanyakan sebuah pertanyaan.
Apakah Tuhan ingin memulihkan eknonomi di Indonesia ?

Saat kamu mulai memuji Tuhan, percaya bahwa eknonomi di Indonesia akan dipulihkan.
Ini tidak cukup hanya berbicara tentang menjadi rumah doa bagi segala bangsa, kamu perlu untuk melakukannya.
Dan akan ada hari dimana setiap kota punya menara-menara doa.

## Setiap kota akan menyembah Tuhan.
Dan ini akan menjadi sebuah tanda dari kebangkitan.

Aku berkata, Tuhan, apa yang menjadi kunci utama kebangkitan di Indonesia ?
Dia menjawab, KUNCINYA ADALAH ANAK-ANAK MENYEMBAHKU.

Mazmur 8:3 (ITB)
Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu telah Kauletakkan dasar kekuatan karena lawan-Mu, untuk membungkamkan musuh dan pendendam.

Jika Tuhan akan membawa kebangkitan anak yang besar disini, dan Ia akan, maka kamu perlu mempersiapkan anak-anak.

Selama 40 hari penyembahan baru-baru ini, gereja kami mengadakan malam penyembahan anak-anak.
Kita harus mempersiapkan mereka.
Kita perlu mengajar mereka untuk berdoa bagi Indonesia.

Dengar, jika kamu benar-benar percaya bahwa anak-anakmu adalah generasi yang berikutnya, maka kamu perlu menginvestasikan waktu dan uang untuk program-program anak-anak.

Kamu tahu kita telah berbicara selama beberapa hari tentang perkataan Tuhan adalah api di Indonesia akan sampai ke ujung bumi.
Aku telah berbicara kepada beberapa orang
sebelumnya, dan aku berkata, "Kamu akan dapat berkata, 'Aku orang Indonesia'.
Dan orang-orang akan berkata kepadamu, 'Oh.. kamu berasal dari tempat dimana kebangkitan besar itu terjadi'".

Itu suatu waktu yang sangat menarik.
Dan aku tahu bahwa itu adalah sesuatu yang hebat.

Tuhan berkata, akan ada banyak buku yang ditulis oleh pemimpin-pemimpin Indonesia.
Aku akan membuat buku-buku tersebut dipelajari oleh tubuh Kristus.
Dan ketika aku sedang berdoa, aku dapat melihat banyak buku tentang doa yang berasal dari Indonesia.

## Satu hari nanti, gereja di Indonesia akan memberi lebih banyak uang perkapita untuk misi daripada bangsa-bangsa lain di dunia.
Tapi hal ini tidak akan terjadi begitu saja.
Seseorang harus berdoa untuk hal ini.

Kamu ada ditengah-tengah perang.
Sebuah waktu yang menarik untuk berdoa.
Karena kamu akan melihat tangan Tuhan bergerak dan melakukan intervensi pada daerah ini, dimana perang sedang berkecambuk,
TUHAN AKAN MENDATANGKAN KEGERAKAN ROH KUDUS YANG HEBAT.
Karena Ia percaya.
Jadi gereja perlu bersiap untuk masuk dan bergerak pada area ini.

Yesus Sedang Datang
[Read more]

MyHome Gathering 2017 @Bandung

Posted On //

My Home ada Acara Family Gathering, yg datang itu dari 34 Propinsi diindonesia Pak. Apakah Bapak mau ikut dan Daftar?

Berikut info tentang Acaranya :

JANGAN LEWATKAN ACARA INI, KESEMPATAN TERBATAS :

FAMILY GATHERING MY HOME INDONESIA
26-28 Juli 2017
Di GBI Aruna
Jl. Aruna no 19, Husein Sastranegara, Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat

Tema : Arise & Shine

*PEDULI KOTA DAN SESAMA*
Bersama Membangun Negeri:
- Kesatuan dalam kemajemukan untuk NKRI
-Membangun kota bersama pemerintah dan komunitas
-Gerakan yang berdampak kpd lingkungan
-No drug, no free sex,no traficking,no abortion
-Love Dad , Mom and Teacher
-Meningkatkan ekonomi masyarakat melalu Bank Sampah
Dll

Dalam kebersamaan:
Rev. DR. Cindy Jacobs,
Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo,
Pdt. DR. Timotius Arifin,
Bp. Richard Louhenapessy, SH (Walikota Ambon),
Bp. Ridwan Kamil, ST, MUD (Walikota Bandung).

Biaya Registrasi :
Rp. 300.000 (tdk menginap)Trmsk : Makan selama acara, transportasi rekreasi.
Rp. 700.000 (menginap)Trmsk : Akomodasi, Makan 3h2m, transportasi rekreasi.

Pendaftaran / info lbh lanjut :
Serafima 081385005100 (Nas),
Regina 081387234684 (Nas),
Suleman 081319710900(Nas),
Evi 081277791799 (Bdg),
Anita 08997979098 (Bdg)
(Telp/SMS/WA)

Link : https://youtu.be/mCU-gCQIMUI

Tuhan Yesus memberkati🙏🙏🙏
[Read more]

Pentakosta

Posted On //
PENTEKOSTES (Πεντηκοστῆς) KISAH 2:1

Pentekoste adalah bahasa Gerika yang dalam bahasa Ibraninya Shavuot. Secara etimology tidak ada yang istimewa dengan kata "Pentekoste" sebab artinya hanya lima puluh. Tetapi secara teologis sangat berarti, baik untuk orang Yahudi maupun untuk orang Kristen. Bagi orang Yahudi, Pentekoste (Shavuot) adalah salah satu dari tiga hari raya penting (Pesach, Shavuot, Succot), dimana mereka harus berkumpul di Yerusalem, (Kis. 2:5), sedangkan bagi orang Kristen, Pentekoste adalah penggenapan tentang janji Allah yaitu Roh Kudus.

Hari Pentekoste disebut sebagai:
1. Khag Shavuot – Hari raya 7 minggu (Kel 34:22; Ulg 16:10)
2. Khag Hamatzir – Hari raya penuaian (Kel 23:16)
3. Yom Habikkurim – Hari buah sulung (Bil 28:26)
4. Bikkurei Ketzir Khittim – Hari panen pertama penuaian gandum (Kel 34:22)
5. Yom HaKahal - Hari Perkumpulan (Ulg 18:16)
6. Hari Pencurahan Roh Kudus (Kis. 2:1-2)

Pentekoste atau Hari ke-50.
1. Bangsa Israel keluar dari Mesir saat paskah dan tiba di gunung Sinai saat Pentekoste (sebab lamanya perjalanan 50 hari). Di gunung Sinai Musa menerima Hukum Taurat. Sehingga hari Pentekoste disebut Z'man mattan Torateinu (hari dimana Torat diberikan)
2. Kitab Rut adalah kitab yang selalu dibaca pada hari raya Pentekoste.
3. Rut tiba di Betlehem pada permulaan musim jelai yaitu paskah dan Rut memungut jelai sampai panen gandum (Pentekoste) Rut 2:21. Setelah panen gandum, hidup Rut berubah, karena Rut akan menjadi mempelai (Rut. 3:17-18).
4. Menurut Tradisi Yahudi cucu dari Rut yaitu raja Daud lahir pada hari Pentekoste dan mati juga pada hari Pentekoste. Rut 4:13-17
5. Hari Pentekoste tidak dirayakan di padang gurun, sebab di padang gurun bangsa Israel belum bercocok tanam, sehingga tidak ada panen. Pentekoste baru dirayakan setelah Israel masuk ke negeri Kanaan.
6. Dari hari kebangkitan Yesus sampai dengan pencurahan Roh Kudus ada waktu 50 hari. Inilah penggenapan Pentekoste yaitu pencurahan Roh Kudus.
7. Roh Kudus tidak akan dicurahkan sebelum Yesus lahir, mati, bangkit dan naik ke Sorga.

Shavuot di gunung Sinai adalah kelahiran bangsa Yahudi, sedangkan Pentekoste di Yerusalem merupakan kelahiran gereja, yaitu ketika Roh Kudus dicurahkan
Di Sinai, bangsa Israel mendapat 10 hukum Tuhan, ditulis di atas dua loh batu oleh jari Allah (Kel 31:18); Di Yerusalem, Taurat Tuhan ditulis oleh Roh Kudus di hati umat Tuhan ( 2Kor 3:3; Ibr 8:18)
Dalam tradisi Yahudi, Shavuot berkaitan pernikahan, karena pada hari Shavuot ada perjanjian antara Allah dan orang Yahudi di gunung Sinai. Gereja juga disebut mempelai perempuan (Why 21:2,9) dan ada pernikahan Anak Domba (Why 19:9)
[Read more]

Puasa

Posted On //
*BERPUASA -- SUATU ASPEK KEHIDUPAN KRISTEN YANG TERLUPAKAN*

Puasa kurang dikenal dan kurang di praktekkan dalam kehidupan orang Kristen khususnya gereja2 protestan tradisional.
Seringkali puasa dianggap ekstrem dan fanatik atau dikaitkan dengan gereja Katolik, dan ada banyak juga yang berpuasa tetapi meniru agama lain, bukan berdasarkan Alkitab.
Marilah kita _*mempelajari hal puasa dengan hati dan pikiran terbuka,*_bersedia mendengarkan dan mentaati firmanNya.

*I. APA YANG ALKITAB AJARKAN TENTANG PUASA?*
*1. Definisi puasa*
Istilah Ibrani : *SUM* (kata kerja) dan *SOM* (kata benda) sering disertai oleh tambahan *"innah nefesch"*, yaitu : _*merendahkan diri dengan berpuasa"*_(Im 16:29,31, 23:27,32, Yes 58:3, Bil 29:7, Maz 35:13).
Atau _*"merendahkan diri di hadapanKu"*_(1Raj 21:27-29) _*berpuasa dan meratap*_(Zak 7:5, Yoel 2:12). Dll.

Istilah Yunani : *"nesteno"* (kata kerja) dan *"nesteia"* (kata benda) maksudnya baik _*"menahan diri dan tidak makan sebagai suatu upacara atau ritual agamawi"*_ atau juga _*kelaparan*_ ( Mat 15:32, Mark 8:3, 2Kor 6:5, 11:27). Rupanya dibentuk dari *ne* dan *edo*, yaitu tidak makan.

*2. Lamanya berpuasa*
a. Satu hari (1 Sam 14:24, 2 Sam 3: 35).
b. Satu malam (Dan 6:18).
c. Tiga hari (Est 4:16).
d. Tujuh hari (1 Sam 31: 13, 2 Sam 12:16-18).
e. 40 hari (Kel 34:28, Ul 9:9, 1Raj 19:8, Mat 4:2).

*3. Tokoh-tokoh dalam Alkitab yang melaksanakan puasa*
a. Musa (Kel 34:28, Ul 9:9,17).
b. Raja Daud (2 Sam 12:16-23, Maz 35:13).
c. Nabi Elia (1Raj 19:8).
d. Hanna (Luk 2:37).
e. Daniel (Dan 9:3, 10:2-3).
f. Tuhan Yesus (Mat 4:2, Luk 4:2).
g. Murid2 (Mat 9:14,15, Mark 2:18-20, Luk 5:33-35).
h. Jemaat di Anthiokhia (Kis 13:2,3, 14:23).
i. Rasul Paulus (2 Kor 6:5, 11:27, Kis 27:33).

Dalam Perjanjian Baru puasa disebut 8X , berpuasa disebut 21X , tidak makan disebut 2X, maka jelas bahwa puasa tidak bisa dikaitkan hanya dengan Perjanjian Lama saja, dengan jelas bahwa Perjanjian Baru menganggap puasa suatu hal yang penting untuk pelayanan (doa syafaat, pelayanan pelepasan). Dan kekencangan rohani : ( merendahkan diri mencari kehendak Tuhan), tetapi puasa tidak dilihat dalam kaitannya dengan keselamatan dan bukan suatu hukum wajib atau keharusan.
Puasa adalah suatu tawaran, suatu jendela terbuka untuk menerima berkat dan lawatan Allah, suatu senjata rohani dalam pelayanan hamba2 Tuhan, suatu sikap dasar di hadapan Tuhan, suatu kebiasaan yang benar, tetapi tidak wajib (Mat 9:14, Mark 2:18, Luk 5:33).
Tuhan Yesus tidak menolak atau meremehkan hal puasa, melainkan menolak sikap dan motivasi yang tidak benar dalam berpuasa (Mat 6:16-18, Luk 18:9-14).

*4. Berpuasa bagi Tuhan*.
Pikiran dan perasaan manusia bersifat egosentris dan terarah kepada keuntungan (untuk apa?) Dan keberhasilan (apa yang saya peroleh?) Orang percayapun tidak luput dari kecenderungan dan bahaya ini.
Berdoa dalam arti minta dan menaikan doa syafaat jauh lebih banyak dipraktekkan daripada memuji dan menyembah Tuhan. Hanya karya salib Kristus dan Roh Kudus di dalam hati manusia yang bisa merubah motivasi hati secara total dan mewujudkan 2 Kor 5:15. _*"Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup tidak lagi hidup untuk diri sendiri, tetapi untuk Dia...."*_ bukan untuk apa, melainkan untuk siapa.
_*"Ketika kamu berpuasa.... Adakah kamu sungguh2 berpuasa untukKu?'*_ (Zak 7:5).

Jadi puasa harus di akarkan dalam alasan theosentris (untuk Tuhan, demi Tuhan, karena Tuhan).
Kiranya kita melaksanakan puasa itu buat Tuhan, semata-mata untuk Tuhan.

*5. Hubungannya dengan kesucian hidup*
Puasa sebagai tanda nyata dapat menunjang disiplin pribadi dan sikap merendahkan diri dihadapan Tuhan, dengan kata lain ada hubungan dengan kesucian hidup.

a. Supaya kita tidak sombong dan bertuhankan perut, dalam hal ini Tuhan menekankan puasa.
_*'Ingatlah kepada seluruh perjalanan yang kau lakukan atas kehendak Tuhan, Allahmu, di padang gurun selama 40 tahun ini, dengan maksud merendahkan hatimu..... Jadi Ia merendahkan hatimu, membiarkan engkau lapar (Ul 8:11-14)'*_
_*"Setelah mereka kenyang, maka hati mereka meninggi; itulah sebabnya mereka melupakan Aku"(Hos 13:6)*_
_*"......Aku memaklumkan puasa kami merendahkan diri di hadapan Allah kami..."(Ez 8:21).*_

b. Supaya kita merendahkan diri, bergabung, mengakui dosa dan menangisi dosa (baik dosa pribadi maupun dosa-dosa bangsa). Saling berkaitan dalam Perjanjian lama (Neh 9:1-2, 1Sam 7:8).
Tuhan mencari orang yang bersedia seperti Esra, Nehemia dan Yesus yang bergabung berkeluh kesah, berpuasa dan menangisi *Yerusalem, bangsa dan dunia.*
Ingatlah bahwa penyucian dan kesucian hidup selalu harus di lihat dalam hubungan dengan pelayanan bagi Tuhan dan dunia.

*6. Hubungan antara puasa dan doa.*
Puasa dalam hubungan dengan doa adalah tanda kesungguhan dan ketergantungan (Yoel 2:12).
_*"Jadi berpuasalah kami dan memohonkan hal itu kepada Allah dan Allah mengabulkan permohonan kami" (Ezr 8:23)*_
Doa yang disertai puasa untuk melawan kuasa2 gelap dan roh2 di udara adalah doa yang di ajarkan Tuhan Yesus.
_*"Jenis ini tidak bisa diusir kecuali dengan berdoa dan berpuasa" (Mat 17:21).*_

*7. Hubungan dengan merendahkan diri dan merubah hukuman Allah.*

_*"Orang Niniwe percaya kepada Allah, lalu mereka mengumumkan puasa dan mereka.... Mengenakan kain kabung.... Ketika Allah melihat perbuatan mereka itu, yakni bagaimana mereka berbalik dari tingkah lakunya yang jahat, maka menyesallah Allah karena malapetaka yang telah dirancangNya terhadap mereka, dan Ia pun tidak jadi melakukanNya (Yunus 3:5,10).*_
Dalam kasus ini puasa merupakan tanda nyata iman, iman yang melangkah, iman yang berbalik kepada Allah. Hukuman Allah di dibatalkan karena manusia bertobat..

*8. Hubungan dengan mencari kehendak Tuhan*

_*Aku Daniel,... Mengarahkan mukaku kepada Tuhan Allah untuk berdoa dan memohon, sambil berpuasa.... Sementara aku berbicara dalam doa, terbanglah dengan cepat ke arahku Gabriel.... Lalu ia mengajari aku dan berbicara dengan aku : Daniel, sekarang aku datang untuk memberi akal budi kepadamu untuk mengerti"(Dan 9:2,3,21,22).*_
Pada semua periode sejarah bangsa Israel waktu puasa diumumkan sebagai respons Nasional atau pribadi terhadap situasi darurat atau pergumulan (1Sam 7:6, 2Taw 20:3, Ezra 8:21-23, Neh 1:4).
Jadi puasa itu dimaksudkan sebagai tanda nyata melemparkan diri ke dalam tangan Tuhan dan menyediakan diri untuk Tuhan dengan harapan akan jawaban Tuhan.

*9. Hubungan dengan mendisiplinkan tubuh*

_*"Aku melatih tubuhku dan menguasainya, supaya sesudah membetitakan Injil kepada orang lain, aku sendiri ditolak" (1 Kor 9:37)*_
_*"Janganlah merawat tubuhmu untuk memuaskan keinginannya"(Rom 13:14)*_
Seorang olaragawan dalam mencapai kesuksesan tidak lepas dari mendisiplinkan diri.
Dalam hubungannya dengan puasa harus dilihat dari situasi dan kondisi untuk belajar berdisiplin. Disiplin itu tidak hanya menyangkut hal makanan, melainkan seluruh kehidupan.

*II. SEGI-SEGI PRAKTIS*

*1. Lamanya berpuasa*
Alkitab menyebut satu hari, tiga hari, tujuh hari, dan empat puluh hari. (Lihat bagian awal).

*2. Bentuk dan cara berpuasa*
a. Puasa total (tidak makan dan tidak minum: bisa singkat karena ada bahaya medis).
Kis 9:9, Ezr 10:6, Est 4:16.
Musa puasa total 40 hari itu hanya bisa dijelaskan secara ajaib (Kel 34:28).

b. Puasa terbatas atau selektif. Waktu puasa bisa dibatasi (1 hari, hanya sekali makan) atau jenis2 makanan dan minuman dibatasi (Dan 10:2,3, contoh: Yohanes pembaptis).

*III. BAHAYA DAN SALAH PENGERTIAN.*
1. Puasa menjadi suatu kebiasaan yang hanya bersifat lahiriah, lepas dari motivasi yang benar dan ibadah hati (Zak 7:5).
Hal ini bisa terjadi dalam setiap aspek kehidupan kita.

2. Puasa menjadi usaha untuk menjadi lebih saleh, yang tadinya hidupnya tergantung kepada Kristus dan karya keselamatan dan pengudusanNya akhirnya beralih kepada ketergantungan usaha manusia atau usaha sendiri.

3. Puasa sebagai usaha untuk menonjolkan diri dan kemunafikan (Mat 6:16-18), Luk 18:12,14).

4. Motivasi yang salah bahwa dengan puasa kita seolah-olah memaksa Tuhan untuk melaksanakan apa yang kita kehendaki.

5. Puasa yang menimbulkan kesombongan rohani, puasa ini kehilangan berkatnya dan menjadi dosa.

Hindarilah puasa yang tidak berdasarkan firman Tuhan.
Selamat berpuasa.
Tuhan memberkati.
[Read more]

Kasih dalam Kidung Agung

Posted On //
Kasih ('ahabah') dalam kidung Agung :

1. Kasih yang mengontrol diri (Kid 2:7; 3:5; 8:4)
2. Kasih yang eksklusif (Kid 2:16, 6:3, 7:10)
3. Kasih yang ekspresif (Pria kepada wanita: Kid 4:1-7, 6:4-10, 7:1-5 ; Wanita kepada pria: Kid 5:10-16)
4. Kasih yang durable/ persevere (Kid 8:6-7)
[Read more]

Ranting Yang dibersihkan (Pdt.Rubin Adi Abraham)

Posted On //
Yohanes 15

Tuhan mau orang kristen berbuah (ay16) atau ditebang (matius 3:10)
1. Buah = Tenda kehidupan (yak 2:17, mat 3:8)
2. Buah = tanda pertumbuhan
3. Buah = tanda kematangan

Bagaimana bisa berbuah?
1. Mau tinggal didalam kristus (ay4-5)
2. Mau disucikan oleh Firman (ay 3)
3. Mau dibersihan oleh Tuhan (ay 2)

Buah apa saja Yang Harus dihasilkan?
1. Karakter (Galatia 5:22-23)
2. Karya yang baik dan bermutu (Kolose 1:10)
3. Jiwa-jiwa Yang diselamatkan (Roma 1:13-15, 1 Korintus 15:3-4)
[Read more]

ABDI ALLAH dan KHOTBAHNYA (Pdt.Dr.Henoch Edi Haryanto)

Posted On //
ABDI ALLAH dan KHOTBAHNYA

Dr. Henoch Edi Haryanto

Saat ini, tidak sedikit hamba Tuhan yang tak lagi kritis dan hanya mengikuti tren. Akibatnya ada bahaya yang melekat dan tak disadari oleh para hamba Tuhan, dalam tema-tema khotbahnya lebih terpacu atas nilai-nilai duniawi (sekularisme) dan uang, kekayaan atau sukses (materialisme) dari pada nilai-nilai Alkitabiah. Maka mereka melakukan pemberitaan hanya yang sesuai dengan apa yang diinginkan zaman ini. Slogan yang sering kita dengar masa kini adalah: "yang terutama bukan masalah kebenaran tetapi apa yang saya alami". Pernyataan tersebut sangat berbahaya dan jika hamba Tuhan berpikiran bahwa yang terutama adalah yang dialami maka mereka akan berusaha supaya berkhotbah tentang apa yang diinginkan telinga pendengarnya, bukan lagi apa yang diinginkan oleh Allah.

Charles Haddon Spurgeon adalah pengkhotbah ternama Inggris dan pengkhotbah yang dicintai oleh jemaat untuk lebih dari separuh abad ke sembilan belas, menasehati mahasiswa-mahasiswanya, "Khotbah yang dilakukan tanpa persiapan, tanpa belajar, adalah seperti mendung tanpa hujan. Dari tidak ada apa-apa menghasilkan tidak apa apa." Beliau juga menasehatkan, "...Khotbahnya seharusnya merupakan gelora jiwanya, pancaran semangat intelektualnya dan spiritualnya...khotbah-khotbah itu semestinya seperti permata yang dipotong dan disusun dengan baik-berharga dan hakiki, dan menampilkan tanda-tanda kerja keras. Allah tidak menghendaki kita mempersembahkan sesuatu yang tidak menuntut pengorbanan apapun dari kita." Hamba Tuhan harus mengerti isi Alkitab dengan benar. Itulah sebabnya penting sekali bagi setiap hamba Tuhan untuk belajar kebenaran Firman Tuhan. Hamba Tuhan harus terus bertumbuh dalam pengenalan akan Firman Tuhan. Bukan gelar yang menjadi tujuan tetapi pemahamannya tentang Tuhan.

Beritakanlah Firman Allah.

Paulus menasehati Timotius dalam 2 Tim. 4:1-2 demikian, "Di hadapan Allah dan Kristus Yesus yang akan menghakimi orang yang hidup dan yang mati, aku berpesan dengan sungguh-sungguh kepadamu demi penyataan-Nya dan demi Kerajaan-Nya: Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran." Mengapa Paulus membicarakan hal itu dalam nasihatnya kepada Timotius? Untuk mengingatkan Timotius bahwa suatu hari nanti, akan tiba saatnya untuk mempertanggungjawaban pemberitaan firman yang telah dilakukan. Sebagai hamba Tuhan, Timotius diminta untuk memberitakan firman. Karena semakin banyak orang yang tidak suka mendengar kebenaran firman Tuhan. Orang lebih suka mendengar apa yang menyenangkan untuk didengar, ketimbang mendengar sesuatu yang memerahkan telinga. Karena akan datang masa dimana orang lebih suka dengan ketidak benaran dan dongeng (2 Tim.4:3-4). Tidak semua orang yang membuka Alkitab dan membicarakannya, berarti sedang memberitakan firman. Banyak pengkhotbah yang membicarakan dirinya, dan bukan firman. Jika fokusnya pada kisah lucu atau tentang pengalaman hidupnya yang begitu menyentuh, itu berarti ia sedang membicarakan dirinya.

Menjadi hamba Tuhan tak mudah karena tugas dan tanggung jawab mereka terhadap pemberitaan firman tidaklah kecil. Seorang hamba Tuhan harus selalu siap menyampaikan firman Tuhan, kapan saja. Ia harus siap memberitakannya, baik dalam keadaan senang maupun susah; baik saat ia dapat melihat buahnya maupun tidak. Mimbar harus digunakan untuk benar-benar menyampaikan Firman Tuhan dengan obyetif Alkitabiah. Akan tetapi, perlu diperhatikan juga, seorang hamba Tuhan harus memperhadapkan firman Tuhan dengan hidup para pendengarnya, dan membiarkan Allah bekerja di dalamnya.

Paulus dalam nasehatnya kepada Timotius, menyinggung dua kali pengajaran tentang Allah sebagai Hakim. Adanya penghakiman yang akan datang seharusnya memberikan kesadaran dan juga menjadi inspirasi yang membuat Timotius makin sungguh-sungguh melayani. Sudut pandang kemasa depan inilah yang menjadi dasar supaya Timotius sebagai pemberita firman bersikap siap sedia (2 Tim.4:2), menguasai diri dalam segala hal dan "menunaikan" tugas pelayanannya (2 Tim.4:5), seperti seorang atlit yang mencapai garis finis dengan baik (bdk. 2 Tim.4:6-8).

Melihat diri dan Ajaran.

Kecenderungan manusiawi kita adalah melihat apa yang ada di depan mata. Kita susah melihat kelemahan kita tetapi sangat cepat mengamati kekurangan orang. Seorang hamba Tuhan haruslah seorang yang dapat menjaga, mengamati, dan menonton, dirinya sendiri. Pesan Paulus kepada Timotius, "Awasilah dirimu sendiri dan awasilah ajaranmu. Bertekunlah dalam semuanya itu, karena dengan berbuat demikian engkau akan menyelamatkan dirimu dan semua orang yang mendengar engkau." (1 Tim. 4:16). Setiap hamba Tuhan harus ingat hal ini di dalam hatinya, sambil memperhatikan, pertama-tama kepada dirinya sendiri, dan meyakini bahwa ia menjadi teladan kesucian. Dan juga, ia harus memperhatikan ajarannya dengan cermat, karena keselamatan kekal baginya dan keselamatan kekal bagi orang yang mendengarkannya tergantung pada hal yang dia ajarkan. Jika hamba Tuhan memegang doktrin palsu atau menolak berkata kebenaran kepada orang-orang, maka akibatnya bisa membawa kehancuran kekal baginya dan orang-orang lain.

Seorang hamba Tuhan harus tekun belajar Firman Tuhan sehingga ia memahami secara menyeluruh dan seimbang tentang hal itu. Paulus juga bersurat kepada Timotius, "Usahakanlah supaya engkau layak di hadapan Allah sebagai seorang pekerja yang tidak usah malu, yang berterus terang memberitakan perkataan kebenaran itu" (2 Timotius 2:15). Kata "usahkanlah" di sini memiliki pengertian untuk berjuang dan berusaha keras menggali kebenaran Firman Allah. Karena dengan mengerti apa yang Allah maksudkan dalam FirmanNya, seseorang akan mengerti bagaimana menjadi seorang hamba yang layak di hadapan Allah.

Dalam Alktiab bahasa Inggris (KJV) kata "usahakanlah" di sini adalah kata "study" yang mana menekankan bagaimana umat Kristen mempelajari Firman Allah dalam menyenangkan hati Allah. Perlu diketahui bahwa kata "usahakanlah" atau "study" ditulis dalam bentuk perintah atau imperatif dalam bahasa Yunani. Itu berarti, bahwa setiap hamba Tuhan harus melakukannya. Itu bukan suatu pilihan atau opsi tetapi suatu keharusan. Oleh karena itu, sebelum hamba Tuhan memberikan suatu arti Firman Allah yang dipelajari, ia harus berhati-hati dalam menangani perkataan Allah karena itu bukan perkataan manusia. Jadi ketika seseorang ingin memberikan arti suatu Firman, ia harus memikirkan apa maksud Allah ketika DIA mengatakan atau memberikan perkataan itu dan bukan apa pendapatnya tentang maksud Firman itu.

Menafsirkan Alkitab dengan Tepat dan Benar

Tidak mudah untuk mengetahui kebenaran suatu tafsiran. Harus diakui, ada bagian Alkitab yang mudah dimengerti dan ditafsirkan, bahkan orang awam sekalipun bisa memahaminyai dengan mudah, tetapi ada banyak bagian Alkitab yang sulit dipahami dan menuntut pembelajaran serius dan saksama. Fakta ini mengingatkan setiap umat Kristen untuk berhati-hati dalam memberikan arti suatu perikop Alkitab.

Petrus memberikan peringatan penting agar umat Kristen jangan sembarang bicara dalam memberikan arti tafsiran perikop Alkitab tetapi harus mempelajarinya dengan seksama dan dalam doa yang sungguh-sungguh karena ada perikop Alkitab yang sulit dimengerti. Kesalahan dalam memberi tafsiran atau arti perikop Alkitab akan membinasakan dan menyesatkan diri sendiri dan orang yang dipimpinnya.

"Anggaplah kesabaran Tuhan kita sebagai kesempatan bagaimu untuk beroleh selamat, seperti juga Paulus, saudara kita yang kekasih, telah menulis kepadamu menurut hikmat yang dikaruniakan kepadanya. Hal itu dibuatnya dalam semua suratnya, apabila ia berbicara tentang perkara-perkara ini. Dalam surat-suratnya itu ada hal-hal yang sukar difahami, sehingga orang-orang yang tidak memahaminya dan yang tidak teguh imannya, memutarbalikkannya menjadi kebinasaan mereka sendiri, sama seperti yang juga mereka buat dengan tulisan-tulisan yang lain" (2 Pet 3:15-16).

Ayat di atas jelas-jelas memberitahukan, ada orang-orang yang sembarangan memberikan tafsiran Alkitab tanpa memperdulikan akibatnya. Perilaku ini telah terjadi bukan hanya di masa modern sekarang ini tetapi sudah terjadi sejak awal berdirinya gereja mula-mula. Inilah yang diamat Petrus masa pelayanannya. Dan masa kini tentu telah terjadi dalam skala besar. Jika masa dulu perbuatan semacam itu dilakukan perorangan, namun masa kini dilakukan dalam skala organisasi, institusi dan denominasi gereja. Setiap umat percaya harus berhati-hati dan selalu kembali kepada Alkitab dalam mengetahui suatu ajaran itu benar atau salah, sekalipun pengajar atau pengkhotbah itu merupakan orang yang sudah dikenal sejak lama, karena tidak jarang terjadi orang yang setia selama puluhan tahun, namun kemudian meninggalkan kebenaran menjelang masa akhir pelayanannya.

Penafsiran firman Tuhan yang tepat dan benar merupakan landasan orang percaya. Setiap kali kita membaca Alkitab, pasti akan bertemu dengan proses penafsiran mengenai makna ayat-ayat yang dibaca. Mencari makna atau arti yang sesungguhnya dari firman Tuhan, harus dilakukan oleh setiap orang yang rindu mengenal Tuhan, mau menjadi pengkotbah, hendak memimpin sharing atau pendalaman Alkitab dan aktivitas rohani lainnya. Dalam lingkungan ilmu teologi, proses penafsiran Alkitab disebut sebagai ilmu hermeneutika.

Kata Hermeneutik dalam bahasa Ibrani adalah pathar, yang artinya adalah menafsir" (to interprete). Sedangkan kata bendanya adalah pithron, artinya "tafsiran" (interpretation). Kata ini paling umum digunakan dalam konotasi menafsirkan mimpi, karena mimpi berwujud simbol yang artinya tidak jelas. (Kej.41:8,12,15). Kata Hermeneutik dalam bahasa Yunani adalah hermeneutikos, berasal dari kata hermeneuo, artinya "menafsir" (to interprete). Kata benda yang dipakai adalah hermeneia, artinya "tafsiran" (interpretation). Kata ini ambil dari kata Hermes, yaitu nama dewa Yunani yang tugasnya membawa berita-berita dari dewa-dewa kepada manusia. (Kis. 14:11-12). Jadi kata hermeneutika berarti menginterpretasikan, menjelaskan atau menterjemahkan. Sebuah definisi yang disepakati para ahli adalah, menunjuk seluruh proses penafsiran yang membawa pembaca modern mengerti akan berita yang disampaikan oleh Alkitab. Sebagai ilmu, hermeneutik menggunakan cara-cara ilmiah dalam mencari arti sesungguhnya dari Alkitab. Prinsip yang dipakai hermeneutik merupakan suatu sistem yang masuk akal, dapat diuji dan dipertahankan.

Memahami kitab-kitab suci sesungguhnya tidak mudah, pertama karena antara kita yang hidup dalam dunia modern dan kitab-kitab suci terbentang jurang sejarah yang lebar, dari ratusan tahun hingga ribuan tahun; dan kedua karena ada jurang budaya yang membuat cara hidup, cara berbudaya dan cara berpikir pramodern para penulis kitab-kitab suci dan masyarakat mereka berbeda tajam dari cara-cara kita dan masyarakat kita dalam zaman modern ini untuk hal-hal yang sama. Nabi Musa dan Yesus dari Nazareth serta Rasul Paulus, misalnya, tak mengenal berbagai jenis komputer, Internet dan Twitter, tidak seperti kita yang hidup di abad ke-21 ini.

Dua jurang yang menganga ini benar-benar ada dan tidak bisa begitu saja diabaikan. Jika kita mengabaikan dua jurang ini, maka kita terjatuh ke dalam kubangan anakronisme, yang akan pasti membuat kita tidak bisa hidup fungsional lagi di dalam dunia kita sendiri pada masa kini sebagai orang-orang lain yang hidup berbeda dari orang-orang zaman kitab-kitab suci ditulis. Anakronisme itu berada di zaman yang salah, yang tidak sinkron dengan zaman anda sendiri. Keadaannya seperti memindahkan Nabi Musa dengan paksa untuk hidup modern di kota New York pada masa kini: dia akan pasti terkena kejut budaya (culture shock) yang akan membuatnya lumpuh total.

Kalangan literalis skripturalis menerima begitu saja segala hal yang tertulis dalam kitab-kitab suci mereka sebagai kebenaran-kebenaran abadi yang tinggal diambil lalu dipakai dan diterapkan begitu saja (at face value) pada zaman modern sekarang ini. Jelas, literalisme (harfiah, menurut huruf, kata demi kata) hanya akan menghasilkan anakronisme (Kamus KBBI: ketidakcocokan dengan zaman tertentu; penempatan tokoh, peristiwa percakapan, dan unsur latar belakang yang tidak sesuai menurut waktu di dalam karya sastra). Perlu ada suatu pendekatan tafsir yang dapat mencegah anda terjatuh ke dalam anakronisme Pendekatan semacam ini sudah ada, dinamakan pendekatan historis kritis (historical criticism). Berikut ini langkah-langkah menafsir teks-teks kitab-kitab suci secara historis kritis.

Alkitab adalah karya ilahi-insani. Roh Kudus mengilhami para penulis untuk menulis (2 Tim.3:16; 2 Pet. 1:20-21), tetapi mereka tetap bebas mengekspresikan sesuai dengan latar belakang masing-masing. Kebebasan ini dijaga begitu rupa oleh Roh Kudus agar tulisan mereka bersifat tidak bersalah (inerrant). Implikasi dari doktrin ini adalah para penafsir harus memahami Alkitab sesuai dengan apa yang dipikirkan para penulis Alkitab. Untuk mengetahui maksud para penulis, penafsir perlu memahami hermeneutika, yaitu prinsip-prinsip penafsiran Alkitab.

Mengapa diperlukan cara menafsirkan Alkitab?

Dalam menafsirkan Alkitab kita perlu memahami 2 hal yaitu: Eksegesis dan Eisegesis adalah dua pendekatan yang berkonflik dalam studi Alkitab. Eksegesis adalah eksposisi atau penjelasan dari sebuah teks berdasarkan analisa-analisa yang seksama dan obyektif. Kata eksegesis secara harfiah bermakna "menuntun keluar dari." Maksudnya bahwa si penafsir menuntun kesimpulan-kesimpulannya dari teks Alkitab. Yang paling berbahaya adalah pendekatan terhadap Alkitab adalah eisegesis, dimana penafsiran sebuah nas Kitab suci berdasarkan pada sebuah pembacaan subyektif dan tanpa analisa. Kata eisegesis secara hurufiah berarti "menuntun masuk kedalam," yang bermakna bahwa penafsir memasukan ide-idenya sendiri kedalam teks, menjadikan teks tersebut bermakna apapun yang dia maui. Eisegesis adalah sebuah kesalahan dalam menangani teks dan kerapkali menuntun kepada sebuah kesalahan penafsiran. Tetapi eksegesis dikaitkan dengan menemukan kebenaran makna dari sebuah teks, memperhatikan seksama tata bahasa, sintaks dan latar belakang, sintaks (cara bagaimana elemen-elemen linguistik (sebagai kata-kata) dirangkai untuk membentuk kalimat anak anak kalimat). Eisegesis hanya dikaitkan dengan membuat sebuah poin atau maksud, bahkan dengan mengorbankan makna dari kata-kata.
Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa hermeneutika merupakan sesuatu yang mutlak diperlukan:

1. Hermeneutika menjadi jembatan bagi jurang antara penulis Alkitab dan penafsir modern.
Jurang bahasa: Perjanjian Lama (PL) ditulis dalam bahasa Ibrani (plus sedikit Aramik) dan Perjanjian Baru (PB) dalam bahasa Yunani. Contoh: Mat.26:41 dan Yak.1:2.
Jurang budaya: PL ditulis dalam budaya Israel kuno, Mesopotamia, Mesir, dll., sedangkan PB dalam budaya Yunani-Romawi. Contoh: Yoh.10:4; Mark.14:13.
Jurang historis: beberapa teks sulit dipahami seandainya penafsir tidak mengetahui latar belakang historis suatu peristiwa. Contoh: Luk.2:1-4; Kis.1:6.
Jurang geografis: pengenalan tentang situasi khusus Palestina sangat membantu dalam penafsiran. Contoh: Kis.10:9 'on the roof'; Luk.10:30.

2. Hermeneutika menjadi pedoman dan tolak ukur kebenaran suatu tafsiran.
Mayoritas bidat (ajaran sesat) tetap memakai Alkitab, tetapi penafsiran mereka tidak sesuai dengan maksud mula-mula penulis Alkitab. Isu pokok tidak terletak pada apakah seseorang memakai Alkitab, tetapi apakah orang tersebut memakai Alkitab secara tepat.
Mereka yang anti-teologi dan menganggap tafsiran mereka berasal dari Roh Kudus memiliki tafsiran yang sangat subjektif dan kadangkala saling berkontradiksi.

Prinsip Umum Hermeneutika

1.Penafsiran Secara Literal

Adalah penafsiran berdasarkan arti yang benar untuk kata-kata dalam Alkitab. Biasanya para penulis Kitab menggunakan kata-kata yang sesuai dengan arti yang biasa. Jadi, kita dapat menganggap bahwa kata-kata dalam Alkitab mempunyai arti yang biasa, kecuali konteks memaksa kata-kata itu mempunyai arti yang luar biasa. Namun demikian, satu kata dapat mempunyai lebih dari satu arti. Karena itu kita perlu mengikuti langkah-langkah untuk menentukan arti yang benar:
Carilah arti kata dalam kamus dan catatlah kemungkinan-kemungkinan arti dari kata tersebut.
Pelajari kata tersebut dalam konteks dekat.
Kalau artinya belum jelas, pakailah konkordansi untuk mempelajari pemakaian kata tersebut dalam konteks jauh.
Bandingkan dengan terjemahan-terjemahan lain.
Bila artinya masih kurang jelas, pakailah prinsip khusus untuk kata-kata kiasan.

2.Penafsiran kontekstual.

Kata "konteks" berasal; dari dua kata bahasa Latin "con" yang berarti "bersama-sama atau menjadi satu dan texere/text/textus yang berarti "tersusun, rajutan". Jadi kata "konteks" disini dipakai untuk menunjukkan hubungan yang menyatukan bagian Alkitab yang ingin ditafsir dengan sebagian atau seluruh Alkitab. Analisa konteks menuntut suatu kata atau ayat harus dipahami dalam kaitan dengan ayat/perikop/pasal yang lain. Dengan kata lain, seorang penafsir tidak boleh mencomot ayat sembarangan.

a.Konteks Dekat:

Ketika kita mulai menyelidiki Galatia 1:6 misalnya, JANGAN terlalu berkutat pada ayat 6 saja, tetapi juga pada ayat sebelum dan sesudahnya. Itu yang disebut sebagai konteks dekat. Bacalah Alkitab seperti kita membaca surat kabar, majalah, atau buku pelajaran. Artinya, jika kita kurang jelas mengerti satu kalimat, maka akan dijelaskan pada kalimat berikutnya atau bahkan kalimat terakhir. Kembali ke contoh, apa yang dimaksud dengan "injil lain" di Galatia 1:6? Mudah saja, baca ayat berikutnya, di ayat 7, karena di situ dijelaskan bahwa injil lain itu bukan Injil Kristus, bahkan injil lain itu hendak memutarbalikkan Injil Kristus! Kadang, Paulus tidak menjelaskan satu kata di ayat tertentu di pasal tertentu pada ayat berikutnya, tetapi pada pasal berikutnya. Itulah sebabnya, di titik awal, saya menyuruh para penafsir Alkitab untuk membaca satu kitab yang hendak ditafsirkan itu secara keseluruhan, agar kita tidak kehilangan maksud penulis Alkitab itu.

b.Konteks Jauh:

Teks yang akan diselidiki tidak hanya perlu diperhatikan dari konteks dekat (ayat sebelum dan sesudahnya), tetapi juga perlu diperhatikan dari konteks jauh. Artinya, ketika kita menyelidiki satu kata yang ditulis di dalam Surat Efesus yang ditulis oleh Rasul Paulus, maka kita perlu menyelidiki kata yang sama yang terdapat di dalam surat-surat Paulus lainnya, entah itu Roma, Korintus, Filipi, Kolose, dll, sehingga kita mendapatkan pengertian yang jauh lebih kaya. Selain surat-surat dengan penulis yang sama, kita perlu juga memperhatikan surat-surat lain yang ditulis oleh penulis yang berbeda. Dan terutama dan terpenting, kita harus kembali kepada pengajaran Tuhan Yesus sendiri.

Misalnya, apa arti Allah memilih kita sebelum dunia dijadikan di Efesus 1:4? Di Surat Efesus, Paulus tidak terlalu jelas menguraikan makna predestinasi ini, sedangkan di Surat Roma, ia sangat jelas menguraikannya: "Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya." (Rom. 8:29-30) Tidak cukup hanya di situ, di Roma 9, dengan gamblang dan detail Paulus menguraikan bahwa Allah yang memilih manusia juga adalah Allah yang tentu saja menolak beberapa sisanya. Di Roma 9:13, Paulus mengungkapkannya dengan jelas, "Aku mengasihi Yakub, tetapi membenci Esau." (bdk. Mal. 1:2-3). Dari prinsip ini, kita belajar bahwa predestinasi Allah juga mencakup reprobasi (penolakan) Allah.

Bagaimana dengan pengajaran Rasul Petrus? Di dalam 1 Petrus 1:2, Rasul Petrus menjelaskan bahwa orang Kristen adalah, "yaitu orang-orang yang dipilih, sesuai dengan rencana Allah, Bapa kita, dan yang dikuduskan oleh Roh, supaya taat kepada Yesus Kristus dan menerima percikan darah-Nya." Di sini, peran Allah Trinitas ditekankan oleh Petrus di dalam proses pemilihan Allah kepada beberapa orang. Yang terpenting dari semua, Tuhan Yesus sendiri yang mengajar dengan jelas, "Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu." (Yoh. 15:16) Pemilihan Allah pada beberapa manusia dilakukan dengan menarik umat pilihan-Nya dan membawa mereka kepada Kristus. Kristus mengatakan hal ini sebanyak dua kali di dalam Yohanes 6: "Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang." (Yoh. 6:37) dan "Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman." (Yoh. 6:44)

3. Penafsiran Historis-Kultural.

Analisa historis-kultural menuntut penafsir mengetahui sejarah maupun budaya pada jaman Alkitab yang melatarbelakangi suatu teks. Contoh: apakah signifikasi Kejadian 1 bagi bangsa Israel waktu itu yang ada di padang gurun? Mengapa orang Samaria belum penuh Roh Kudus (Kis.8:14-16)? Mengapa Tuhan perlu memberikan penglihatan kepada Kornelius dan Petrus di Kisah.10:1-23?

Analisa ini mencakup dimensi yang luas. Yakni latar belakang dari apa yang ditulis dalam kitab, tempat/daerah dimana kitab tersebut ditulis, tempat/daerah pembaca pertama. Dalam analisa ini terdapat beberapa hal penting:

a.Unsur-unsur Geografis

Dalam pengumpulan data geografis, seorang penafsir dapat memperoleh kesempatan yang lebih luas untuk mengerti kitab yang akan ditafsir. Beberapa catatan: berapa jauh jarak dari Mesir ke tanah perjanjian Palestina? Berapa jarak yang ditempuh nabi Elia dari gunung Karmel lewat jalan yang menuju Yizreel sampai Bersyeba? (I Raja-raja 18-19).

b.Unsur Waktu

Unsur waktu merupakan salah satu unsur yang penting dan perlu diperhatikan penafsir. Kitab Daniel pasal 1-6 sebenarnya mencakup masa tiga raja yang cukup lama. Perhatikan unsur waktu ini dari surat-surat rasul Paulus:
I Korintus 15:9, "Karena aku adalah yang paling hina dari semua rasul…"
Efesus 3:8, "Kepadaku, yang paling hina diantara segala orang kudus…"
I Timotius 1:15, "…Kristus Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa dan diantara mereka akulah yang paling berdosa."

Rupanya pengenalan Paulus akan Allah dari hari ke hari semakin dalam dan membuatnya semakin rendah hati.

c. Unsur Politik & Ekonomi
Unsur ini perlu diperhatikan di dalam menafsir. Terutama dalam menafsir keempat kitab Injil. Karena situasi sosial ekonomi pada masa itu, bangsa Yahudi sedang berada dalam penjajahan bangsa Romawi. Tuhan Yesus hidup dalam masa penjajahan mereka.

4.Penafsiran Teologis.

Penafsiran ini didasarkan pada keyakinan bahwa seluruh Alkitab adalah karya Allah, sehingga saling menjelaskan dan tidak ada bagian-bagian yang berkontradiksi. Penafsiran suatu ayat tidak boleh bertentangan dengan ayat yang lain.

Contoh: Filipi 2:12b. Perhatikan ungkapan "kerjakanlah keselamatanmu". Apakah keselamatan itu pekerjaan manusia? Tidak! Bukan bekerja untuk selamat, melainkan mengerjakan keselamatan yang sudah kita terima dari Tuhan Yesus melalui iman sehingga kita menjadi orang selamat yang bermutu (berkualitas). Paulus sedang menjelaskan bagaimana seseorang itu dapat mencapai kedewasaan. Calvin berkata bahwa kata 'keselamatan' disini artinya adalah "seluruh jalan panggilan kita". Jadi disini kata 'keselamatan' itu mempunyai arti yang berbeda dari biasanya. Di sini, 'keselamatan' itu mencakup daerah mulai saat kita percaya sampai saat kita masuk surga. Kata 'kerjakan' (ay 12) dalam bahasa Yunaninya adalah KATERGAZESTHE, yang berasal dari kata kerja yang berarti 'to bring to completion' (= menyelesaikan). Jadi, 'kerjakan keselamatanmu' berarti: dalam jalan saudara ikut Tuhan, jangan berhenti di tengah jalan! Ikutlah terus sampai akhir!

5. Penafsiran Gramatikal (tata bahasa).

Analisa gramatikal menuntut suatu kata dipahami berdasarkan bahasa asli Alkitab. Bagi jemaat awam pemahaman bahasa asli bisa diganti dengan perbandingan berbagai versi Alkitab.

Contoh: Perhatikan kata "memandang" dan "menginginkan" dalam Matius 5:28. Dari ayat ini seakan-akan memberi kesan bahwa kita tidak boleh melihat wanita dan menghendakinya, apakah benar demikian? Kata "memandang" dari kata Yunani "blepō " ditulis dalam bentuk waktu present participle (blepon) yang memiliki arti "melihat dengan teliti", yaitu seseorang yang terus menerus melihat. Sedangkan kata "menginginkannya" (Yun: epithumia) : dari kata 'epi'berarti "melebihi" dan kata 'thumos' yang memiliki arti "nafsu birahi". Jadi ungkapan berarti nafsu birahi yang berlebihan. Keinginan yang menyala-nyala terhadap lawan jenis yang melampaui batas-batas yang telah ditetapkan oleh Allah untuk suatu hubungan seksual.

Efesus 5:18 mengatakan, "hendaklah kamu penuh dengan Roh". Frasa 'penuh dengan Roh' ditulis dalam bentuk kata kerja pasif: menunjukkan Roh Kudus yang mengontrol; kata kerja imperative: ini berarti setiap orang Kristen HARUS dipenuhi Roh Kudus, terus menerus mau taat, dituntut (perintah untuk dilaksanakan: ketaatan kita) atau dicari oleh setiap orang percaya; kata kerja present, bukan bentuk aorist (masa lampau): berarti dipenuhi oleh Roh Kudus merupakan suatu kegiatan yang harus terjadi secara terus menerus, berulangkali harus terjadi; dan yang harus dipenuhi "semua orang Kristen" karena ditulis dalam bentuk jamak "kamu". Jadi, Penuh Roh Kudus berkaitan dengan kuasa Allah yang harus mendominasikan hidup orang percaya.

6.Penafsiran Lexical (Semantik/Lexicon/Arti Kata)

Analisa lexical mengajarkan bahwa suatu kata memiliki arti tertentu dalam konteks tertentu. Penafsir bukan hanya dituntut mengetahui keberagaman arti suatu kata, tetapi arti kata tersebut dalam konteks tertentu atau menurut penulis tertentu.

Kata adalah unit terkecil dalam kalimat. Di dalam Filipi 4:3 tertera kata "Sunsugos". Jika diselidiki artinya berarti "teman sepenanggung kuk" (terjemahan LAI: temanku yang setia). Jadi kata ini boleh dipakai untuk nama seorang teman Paulus atau secara artinya "temanku yang setia". Kata "Kasih" yang tertulis dalam Alkitab LAI, sebenarnya bila diselidiki dari bahasa asli Alkitab, bahasa Yunani, kata itu ditulis dalam beberapa kata yang berbeda artinya, yaitu Agape, Phileo dan Eros. Ketiga kata tersebut mempunyai arti yang tidak sama. Agape menunjuk kepada kasih Allah, kasih yang berkorban tanpa pamrih. Phileo menunjuk pada kasih persaudaraan, sementara eros adalah ekspresi kasih kepada lawan jenis.

Selidiki ayat-ayat berikut (Luk.1:15,41,67; 4:1; Kis.4:8; 7:55; 9:17; 13:9), lalu analisa apakah "penuh Roh Kudus" menurut Lukas harus berbahasa roh? Efesus 5:18 mengatakan, "hendaklah kamu penuh dengan Roh". Kata 'penuh' tidak ada hubungannya dengan isi atau kuantitas, seolah-olah kita adalah bejana kosong yang memerlukan bahan bakar rohani agar dapat terus menyala. Ini tidak ada hubungannya dengan pengalaman religius atau dengan perasaan. Kata 'penuh' (Yunani: pleroo) berarti 'dikuasai oleh'. Roh Kudus memenuhi orang percaya artinya 'Roh Kudus menguasai atau mengontrol secara total hidup seorang beriman'.

Kesimpulan

Berkhotbah memang tidak mudah. Berkhotbah bukan asal berbicara. Berkhotbah memiliki hubungan yang erat dengan Alkitab. Alkitab itu diilhamkan atau dinafaskan Allah (2 Timotius 3:16; bdk.2 Petrus 1:20-21). Berkhotbah menuntut sebuah tanggungjawab, baik di hadapan Allah maupun di hadapan jemaat. Karena itu, ingatlah, ketika menafsirkan firman Allah, yang dicari bukan apa menurut kita maksudkan dari ayat firman Allah itu, tetapi apa sebenarnya arti ayat itu ketika pembicara pertama menyampaikan perkataan itu kepada penerima tulisan itu. Inilah tugas para penafsir firman Allah. Selidikilah Alkitab dengan seksama dan dengan sikap kerendahan hati dan berdoa! Sangat disarankan agar setiap hamba Tuhan yang ingin lebih baik lagi dalam berkotbah agar tidak merasa puas diri dengan keadaan masing-masing. Carilah pengetahuan yang lebih dalam lagi mengenai cara menafsirkan Alkitab yang benar. Tuhan memberkati!

Sent from my iPhone
[Read more]

Perbedaan Logos dan Rhema

Posted On //
Sering kali kita mendengar pendeta berdoa : Biar FirmanMu yang disampaikan/Logos menjadi rhema dalam kehidupan.
Seolah-olah logos : Firman secara umum, dan rhema : Firman secara khusus yang menyentuh hati orang.
Apakah Logos dan Rhema berbeda?

3 alasan  logos dan rhema adalah sama:

1. Kata logos dan rhema dipakai secara sinonim dalam alkitab.
Contoh : Kisah Rasul 10:44 Petrus kotbah di kornelius. Disitu tertulis Petrus menyampaikan rhema dan mereka mendengar logos.
Kalau kita cari di alkitab, kata rhema tidak selalu berati Firman Tuhan dan tidak selalu positif. Matius 12:36 setiap "kata-kata" (rhema) yang sia-sia.
dan proses Tuhan Yesus diadili ada tuduhan palsu. Kata tuduhan ini juga dipakai kata rhema.

2. Seolah-olah kita membatasi kuasa Firman pada manusia.
Kalau manusianya menerima/meresponi/tersentuh/mendapat berkat baru logos berubah jadi rhema.
Firman Tuhan disampaikan adalah Firman Tuhan yang berkuasa baik diterima atau tidak diterima tetap Firman Tuhan tidak akan kembali dengan sia-sia.
Firman Tuhan tidak dibatasi oleh respon manusia.
Contoh : Yesaya 6:9-10
Yesaya diperintahkan memberikan kebenaran tapi Allah tau orang-orang israel tidak akan menerima berita yang dibawa oleh Yesaya. Apakah Firman yang dibawa yesaya tidak berkuasa? Jelas tidak.
Terlepas dari respon manusia.

3. Perbedaan logos dan rhema mirip konsep Neo Ortodoks atau konsep Bartianisme.
Karl Barth mengatakan alkitab tidak bisa keliru. tetapi dibagi alkitab yang tertulis bisa keliru tapi alkitab yang mengena hati kita tidak bisa keliru.
Pembedaan ini seperti logos dan rhema seperti teologi liberal.

Alkitab tidak pernah membedakan antara Rhema dan Logos. Menjadi berbahaya sekali ketika Rhema menjadi lebih penting daripada Logos.
[Read more]

KKR Gereja Purwokerto Cilacap Banjarnegara

Posted On //

Info KKR " Pemulihan segalanya "
Pembicara : Pdt. Tony Mulia

1. Hari : Rabu, 12 Oktober 2016
Jam : 16.30 WIB
Tempat : Gedung Sport Center
Surya Yuda Park
Jl. Raya Rejasa - Banjarnegara

2. Hari : Kamis, 13 oktober 2016
Jam : 17.00 WIB
Tempat : Gedung Graha Pemuda
Bercahaya
Jl. Jendral Sudirman no. 16
Cilacap

3. Hari : Jumat, 14 Oktober 2016
Jam : 18.00 WIB
Tempat : Peony Hall ( lantai 7 )
Dominic Hotel
Jl. Kombas no. 39-41 Purwokerto
[Read more]

Kedewasaan dalam Tuhan

Posted On //

1 Korintus 3:2-3
Ibrani 5:11-14

Alasan kenapa perlu dewasa:
1. Kita adalah mempelai Kristus.
Mempelayai harus dewasa. Jika masih anak-anak tidak bisa.
2. Karena kita harus serupa dengan Kristus. (Rm 8:28-31)

Untuk menjadi Dewasa, Tuhan akan pakai apapun, cara apapun.

Ex. Jemaat korintus: jemaat yang penuh karunia, namun Paulus menulis mereka masih anak-anak (diberi susu bukan makanan keras), disana terjadi perpecahan antar golongan kefas, apolos, dan Paulus.
Jemaat mula-mula mereka menyerahkan harta di kaki rasul-rasul namun karena seluruhnya diberikan maka tidak ada pekerjaan, dan 2 tahun habis seluruh keuangan gereja dan bangkrut/tutup.

Ciri orang yang dewasa rohani :

1. Semakin dekat Allah semakin merasa tidak layak.
2. Melayani : memberitakan injil (1 kor 9:16)
3. Sanggup menerima makanan keras. (Ibrani 5:12-14)
Ibrani 6:1
4. Semakin bergantung kepada Allah.

Action:
Muliakan Allah dengan tanggung jawabmu.

[Read more]

Bermegah dalam Tuhan

Posted On //

Perikop bacaan: 1 Korintus 1:18-31

Bermegah = bangga.
Rasa bangga menjadi penentu sikap dan tindakan kita terhadap apa yang kita banggakan.
Apa yang kita banggakan menjadi anak Tuhan? Gaya hidup dan karakter seperti Tuhan?

Korintus: kota metropolitan Yunani. Jadi sangat dipengaruhi pemikiran yunani yang sangat mementingkan hikmat dan yang yahudi menghendaki tanda (1 Kor 1:22)
Bagi sebagian jemaat korintus berita tentang kristus yang disalib adalah kebodohan.

Berita salib
1. Kuasa Allah (18-25)
2. Bukti kuasa Allah (26-31)

Salib Kuasa Allah

Salib digunakan oleh orang romawi untuk menghukum mati penjahat.
Bagi orang yahudi suatu batu sandungan (Ulangan 21:23) dan bagi orang yahudi suatu kebodohan (ay23)
Hanya orang yang diselamatkan akan melihat salib sebagai kekuatan, kuasa dan hikmat Allah.

Salib dapat menyelamatkan orang yang percaya (ay21)
Salib menjangkau orang yahudi dan bukan yahudi (ay24)

Hikmat manusia
Hikmat manusia dan dunia akan hilang (ay19-21, yes 29:4, ayub 12:17, yes 19:12)
Hikmat manusia tidak dapat mengenal Allah.
Yang bodoh dari Allah lebih besar hikmatnya daripada manusia. (Ay25)

Orang pilihan sebagai bukti kuasa Allah
Kasih karunia yang membuat Allah memilih Israel sebagai Umat-Nya yang khusus (Ulangan 7:6-8)
Demikian juga dengan orang-orang Kristen di korintus (1 Korintus 1:2), bukan karena kecakapan, perencanaan, atau pun keputusan manusia.
Hanya kasih karunia  melalui iman kita diselamatkan.

Yeremia 9:23-24, 2 Kor 10:17

Jangan lah orang bijaksana bermegah karena kebijaksanaan nya, tapi karena kita mengenal kasih kristus dan kasih karunia-Nya.

Beritakan salib kristus yang menyelamatkan itu.

[Read more]

Jemaat Laodikia (Wahyu 3)

Posted On //

Laodikia: kota ini kota perdagangan.

3 Fakta:
1. Pusat perbankan dan sangat kaya.
2. Penghasil pakai an dan permadani dari bulu domba pilihan.
3. Mempunyai pendidikan dan kesehatan.

Permasalahan jemaat laodikia:

Jemaat yang sedang suam-suam kuku (ay 16).

Air suam itu tidak enak diminum dan menjadi mual bila diminum.
Dalam konteks laodikia memiliki persediaan air yaitu hierapolis (air panas/dari belerang) dan kolose (air dingin yang bisa diminum dan menyegarkan badan)

Celaan jemaat laodikia:
Jemaat ini tidak dipesalahkan percabulan/Murtad, karena sikap kesombongan dan keangkuhan serta unsur kekafiran sehingga keadaan disana hampir tidak tahu persekutuan dengan Kristus (Yesaya 2:11)

Keadaan rohani yang suam lebih bahaya dari pada dingin.
Keadaan suam membuat orang lupa untuk bangun dan menjadi panas.
Jemaat merasa puas atas keadaan dan merasa sombong atas sedikit kemajuan yang dialami.

"tidak ada pertumbuhan di zona nyaman  dan tidak ada kenyamanan dalam zona pertumbuhan"

Aplikasi:
1. Pada saat kita merasa tidak lagi membutuhkan apa-apa, justru saat itu lah kira ada pada titik "sangat membutuhkan Tuhan" (1 Kor 10:12)
2. Kita harus terus membuka hidup kita kepada Tuhan, dan terus bersekutu dengan Tuhan.

[Read more]

Doa Satu Hati Bagi Bangsa (IndONEsia One)

Posted On //




Shalom Bapak dan Ibu Yang Kekasih di dalam nama Tuhan Yesus Kristus,

Pada tanggal 17 Agustus 2016 yang lalu JDN bersama dengan Lembaga Aras Gerejawi Nasional (PGI, PGPI, PGLII) dan KWI bertepatan dengan hari bersejarah hari Kemererdekaan RI ke 71, telah mendeklarasikan Gerakan Doa Satu Hati Bagi Bangsa “IndONEsia One” mulai tanggal 17 Agustus 2016 sampai dengan tanggal 17 Mei 2017.

Kita bersama-sama merendahkan diri berdoa mencari wajah Tuhan dengan tujuan :
  1. Membangkitkan api kegerakan doa di setiap kota dan setiap gereja di Indonesia. 
  2. Memperkuat kesatuan dan kepedulian gereja akan bangsa kita dan menjadi bagian dari perubahan bangsa.
  3. Makin kokohnya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.
  4. Lahirnya pemimpin-pemimpin yang berintegritas dan takut Tuhan.
  5. Indonesia bukan saja merdeka secara fisik tetapi kita percaya Indonesia juga merdeka dari kemiskinan, korupsi, kebodohan, narkoba, kekerasan, radikalisme dan kriminalitas.

Sehubungan dengan hal tersebut kami menghimbau dan mengajak para Fasilitator di seluruh Indonesia untuk :
  1. Memfasilitasi dan memobilisasi kegiatan doa, pertemuan doa, konser doa, rally doa: di gereja-gereja, komunitas, lingkungan dan di kota-kota.
  2. Mengadakan kegiatan doa mulai tanggal 17 Agustus 2016 dan diharapkan lebih dari 400 kota di Indonesia akan mengambil bagian dalam kegiatan doa ini dan ditutup dengan acara National Prayer Conference III pada tanggal 17 Mei 2017.
  3. Membuat Jadwal kegiatan doa di kota-kota atau di tempat masing-masing.
  4. Membuat laporan kegiatan yang mencakup, tanggal, jam dan tempat pelaksanaan, jumlah peserta dan jumlah denominasi.
  5. Kami mengharapkan Jaringan Doa Regional, Jaringan Doa Sekota dan Jaringan Doa Kategorial dapat menjadi pemarkasa dan penggerak dari gerakan ini.

Informasi Gerakan Doa Satu Hati Bagi Bangsa ‘Indonesia One’ bisa dilihat di Web JDN :
http://www.jdn.or.id


SERUAN SATU HATI BAGI BANGSA

INDONESIA
(INDONESIA ONE)
17 AGUSTUS 2016 - 17 MEI 2017

“..dan umatku yang atasnya nama-Ku disebut,
merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku
lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat,
maka Aku akan mendengar dari sorga dan
mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka”
2 Tawarikh 7:14 TB


MENYADARI

  1. Tema Konas JDN  20 – 23 Oktober 2015 di Karawaci-Banten “Indonesia One (Satu hati bagi Bangsa)” bahwa JDN akan tetap konsisten untuk menggerakan doa dalam kesatuan.
  2. Pentingnya gerakan kesatuan umat Tuhan dan bangsa untuk terciptanya pemulihan dan kebangkitan masyarakat dan bangsa dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  3. Maraknya persoalan yang dihadapi bangsa seperti: Korupsi, kemiskinan, ketidakadilan, narkoba, keluarga, LGBT (lesbian, gay, bisexual, transgender), kekerasan terhadap anak-anak dan perempuan, pornografi, perdagangan manusia, kerusakan lingkungan, dan lain-lain, memunculkan kesadaran akan pentingnya mensinergikan berbagai jaringan pelayanan demi upaya-upaya terciptanya solusi bagi setiap persolan bangsa.
  4. Pentingnya mendukung program-program pemerintah agar terjadi revolusi mental dalam segala aspek kehidupan berbangsa dan bernegara (ideology, politik, ekonomi, sosial, budaya dan pertahanan keamanan).

MEYAKINI

  1. Panggilan bersama untuk merendahkan diri dan berdoa dalam semangat kesatuan Tubuh Kristus bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  2. Panggilan bersama untuk melaksanakan tugas dan tanggungjawab dalam membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia
  3. Panggilan bersama untuk melaksanakan tugas dan tanggungjawab dalam membangun Tubuh Kristus untuk saling melayani dan menghormati demi kemuliaan Tuhan Yesus Kristus


[Read more]

Menggunakan hidup dengan baik

Posted On //
"Baliklah dan katakanlah kepada Hizkia, raja umat-Ku: Beginilah firman TUHAN, Allah Daud, bapa leluhurmu: Telah Kudengar doamu dan telah Kulihat air matamu; sesungguhnya Aku akan menyembuhkan engkau; pada hari yang ketiga engkau akan pergi ke rumah TUHAN. Aku akan memperpanjang hidupmu lima belas tahun lagi..." 2 Raja 20:5-6a
" Manasye berumur dua belas tahun pada waktu ia menjadi raja dan lima puluh lima tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Hefzibah. Ia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, sesuai dengan perbuatan keji bangsa-bangsa yang telah dihalau TUHAN dari depan orang Israel. Ia mendirikan kembali bukit-bukit pengorbanan yang telah dimusnahkan oleh Hizkia, ayahnya;" 2 Raja 21:1-3a

Renungan:

Hizkia adalah seorang raja yang baik. Dia mencintai TUHAN dan melaksanakan Firman-Nya. TUHAN membuat dia berhasil dalam apa pun yang dia perbuat. Bahkan ketika Hizkia sakit dan akan meninggal, TUHAN mendengarkan doa permohonannya dan memberikan PERPANJANGAN masa hidup 15 tahun lagi. Pada masa perpanjangan itulah lahir Manasye yang menjadi RAJA menggantikan Hizkia nantinya.
Namun ada kontras yang serius antara Hizkia dan Manasye. Manasye adalah raja yang memerintah paling lama di Yerusalem, dan dia adalah juga raja yg PALING JAHAT.
Hizkia punya waktu 12 tahun untuk mendidik Manasye, namun sayangnya hal itu tampaknya tidak dilakukannya meskipun dia tahu persis berapa lama waktu tersisa yang dia miliki.
Bagaimana dengan kita? Apakah kita sadar bahwa waktu hidup yang sekarang kita jalani akan segera berakhir? Lalu bagaimana kita menggunakan waktu hidup kita ini?
Sudahkah kita mendidik anak kita dengan baik?

Sumber : Koentjoro Angkawidjaja, M.A.T
[Read more]

HARI DOA PEMUDA NASIONAL 1 AGUSTUS

Posted On //

HARI DOA PEMUDA NASIONAL
1 AGUSTUS

Pemuda Indonesia...
Hari ini, mari kita BERDOA untuk:
1. Kesejahteraan Bangsa dan kota kita.
2. Pemuda Indonesia BEBAS dari belenggu dosa.
(No free sex, Miras, Narkoba, kejahatan dll)
3. Pemuda Indonesia TUNDUK & HORMAT kepada Orang Tua & Pemimpin.
4. Pemuda Indonesia MEMBANGUN BANGSA INDONESIA dengan memaximalkan POTENSI yang ada.
5. Pemuda Indonesia TIDAK TERPECAH BELAH oleh agama/golongan/ras/perbedaan apapun tetapi TETAP BERSATU.

Dimana pun kita berada HARI INI AYO ambil waktu untuk berdoa 5 menit saja sesuai agama & kepercayaan kita masing2.

DOA KITA AKAN MENGUBAH GENERASI, KOTA DAN BANGSA.

MAJU TERUS PEMUDA INDONESIA...
JAYALAH PEMUDA INDONESIA...
MARI KITA BERGANDENGAN TANGAN PEMUDA INDONESIA...

Atas Nama,
PEMUDA INDONESIA

#pemudaindonesia
#haridoapemudanasional
#HDPN

[Read more]

Kedatangan Kristus Kedua kalinya

Posted On //
Banyak pertanyaan yang muncul karena beruntunnya musibah yg menimpa negeri ini, apakah kita sudah sudah memasuki hukuman meterai ke sekian, seperti dikatakan beberapa orang akhir-akhir ini. Tanpa mengurangi rasa duka terhadap saudara kita yang mengalami musibah, saya ingin menegaskan kepada semua yang mempercayai Alkitab sebagai satu-satunya Kebenaran dan percaya YESUS KRISTUS adalah Allah, TUHAN dan Juruselamat satu-satunya, masa Tribulasi, kesusahan besar, antikris, atau apapun org menamainya, tidak akan terjadi sebelum rapture /pengangkatan bagi gerejaNYA (orang percaya yang lahir baru).
Kebanyakan orang tidak bisa membedakan rapture dengan KKKK karena pengenalan dan penafsiran yang tidak konsisten dalam alkitab.  Mari kita melihat bagan perbedaan keduanya berikut ini :
Jadi ada dua “kloter” KedatanganNYA :
1.      Bagi Gereja terjadi : Sebelum masa 7 tahun Tribulasi :
Peristiwanya adalah IA menjemput org2 KudusNYA (gereja/ org percaya yang lahir baru) di “awan-awan” secara rahasia(mysterion) / tidak dapat dilihat oleh mata jasmani (peristiwa yg Alk katakan “dalam sekejab mata”) untuk memberikan berkat keselamatan yang kekal dan sempurna (lihat 13 alasan mengapa kita percaya bhw pengangkatan hanya bagi gereja terjadi sebelum 7 thn tribulasi).
2.      Bagi Israel & bangsa-bangsa yang tertinggal (Kloter kedua – KKKK)  terjadi sesudah 7 tahun :
Peristiwanya IA datang dg GerejaNYA & Malaikat2NYA turun dari sorga untuk menyelamatkan Israel (literal : bangsa Israel) yang bertobat dan menghukum Israel dan bangsa-bangsa yang tertinggal (seperti bagan diatas) dimana semua mata memandang kedatanganNYA itu.
Jadi orang yang tertinggal akan mengalami hukuman penuh murka Allah di 7 tahun tribulasi.
Banyak pertanyaan yg dilontarkan orang apa yg terjadi pada masa itu ?






Struktur sederhana kitab Wahyu berikut ini menolong kita memahami apa yg terjadi pada masa itu (ps 6-19), suatu masa yang belum  pernah terjadi, namun akan terjadi dan tidak akan terjadi lagi.
Ps 1
Ps 2 – 3
Ps 4 – 5
Ps 6 – 19
Ps 20
Ps 21 – 22
Pendahuluan
7 Jemaat
Penglihatan
Ttg Surga
Murka Allah /Tribulasi – Masa ke 70 Daniel
Masa
Kerajaan
1000 th
Surga baru
Bumi baru
Yerusalem
baru
Apa yg sdh terjadi
Masa
Gereja
“4:1”
Naiklah kemari
(Rapture  bg Gereja)
7 Meterai
7 Sangkakala
7 Gambaran
7 Cawan
7 Kutukan atas Babel
KKKK
Masa lalu
Masa kini
Masa yang akan datang (belum terjadi)

Penulis memberikan gambaran bagi mereka yang tertinggal (tidak ikut dalam rapture/ pengangkatan gereja) seperti dgambarkan dalam Why ps 6-19 dari sudut hukuman TUHAN sbg :
Meterai 1
Hadiah Antikris bagi dunia




¼ (25%) bumi & segala isinya (penduduk, binatang, darat) binasa
Meterai 2
Perang atas seluruh Dunia
Meterai 3
Kelaparan di dunia
Meterai 4
Wabah Penyakit – perang – kelaparan (mns & binatang) merajalela
Meterai 5
Tuntutan para Martir di Mezbah di surga spy TUHAN mengadakan pembalasan di bumi
Meterai 6
Gempa bumi (siang-malam), Hujan meteor akibtnya :
 pulau2,daratan, gunung2 bergeser, perubahan di langit
Meterai 7
Isinya : 7 sangkakala

Meterai ke 7 berisi hukuman yang lebih berat lagi yaitu hukuman 7 sangkakala bagi penduduk bumi yang tertinggal pada masa itu. Apa saja hukumannya, lihat dalam bagan berikut ini :
sangkakala  1
Hujan campuran es – api – darah atas bumi : 1/3 bumi (darat-tanaman musnah)

7 sangkakala:
1/3  (33,3%) bumi & segala isinya (mns, dll) binasa

Plus hukuman:
7 meterai(25%)

= 58% bumi & isinya binasa

Sangkakala  2
Gunung besar berapi dilempar ke laut : 1/3 kapal & laut+isinya binasa
Sangkakala  3
Bintang dr langit jatuh ke sungai & mata air : jadi pahit (apsintus)
Sangkakala  4
Hukuman atas 1/3 sistem tata surya
Sangkakala  5
Setan2 yg sdh ribuan thn di neraka dikeluarkan ke bumi utk merusak tubuh mns (tanpa bisa mati)
Sangkakala  6
4 Jendral Setan yg terikat di Babel dilepaskan utk peperangan & hasil perang tsb : 1/3 manusia mati
Sangkakala  7
Isinya : 7 cawan murka Allah

Tidak ada yang masa paling mengerikan yang pernah terjadi di bumi pada masa itu, namun secara struktur dalam kitab Wahyu : hukuman 7 Meterai & 7 Sangkakala ini masih paruh pertama (3,5 tahun pertama) dari masa tribulasi.
Ada sedikit penghiburan bagi bangsa Israel yang percaya (sekali lagi bukan gereja) karena mrk disingkirkan ke padang gurun (bukan diangkat / rapture seperti gereja) karena masa paruh kedua 3,5 tahun akan terjadi. (Why 12)
Sesudah itu barulah dunia akan masuk dalam hukuman final yaitu : 7 cawan murka Allah, lihat bagan berikut ini :
Cawan  1
Bisul jahat & berbahaya (kanker kulit ganas) pd semua mns yg dpt tanda antikris
 7 cawan murka Allah seluruh bumi & isinya binasa

Cawan  2
100%  air di laut menjadi darah busuk (org mati) & sgl yg ada didlmnya binasa
 Cawan 3
100% air di sungai – mata air mnjd darah busuk (org matI)
(Jwban Doa Martir : Meterai – 5 dijwb disini)
 Cawan 4
Panas Matahari dibuat berlipat2 utk menghanguskan bumi-laut-air- mns yg sdh busuk (kanker kulit ganas)
Cawan 5
Tahta Kerajaaan & Antikris juga dihukum dg kegelapan yg menyakitkan & dg kanker yg sama dlm cawan murka I
 Cawan 6
Trinitas Setan mengkoordinir dunia utk perang Harmagedon melawan TUHAN
Cawan 7
Gempa bumi terakhr & terbesar dlm sejarah : Babel terbelah jadi 3, pulau-pulau & gunung2 hilang lenyap
Penutup Pendinginan bumi : dg hujan Es (@ 45 – 100 kg) utk persiapan K1000th.
Persiapan masuk ke kerajaan 1000 tahun

Bayangkan jika sdr tertinggal dalam pengangkatan gereja (rapture), dan harus mengalami masa 7 tahun tibulasi, hanya ada 1 jalan menurut Matius 24:13  Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.
Namun kita adalah org2 yg diselamatkan jika kita percaya kepada TUHAN YESUS (lahir baru), karena keselamatan yang YESUS KRISTUS berikan bukan hanya mati masuk surge, namun keselamatan yang sempurna (tubuh, jiwa dan roh kita), dan juga janjiNYA :
13 ALASAN MENGAPA PERCAYA PENGANGKATAN SEBELUM TRIBULASI TERJADI
1. Karena Garis Besar Kitab Wahyu (lihat bagan penjelasan sebelumnya).
·         Janji dalam (masa Gereja) di Wah 3:10  Karena engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Akupun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi.
·         Kata dari = berasal dari kata yunani : ek yg berarti dibawa keluar (dr bumi), sementara murka Allah sudah terjadi di meterai – meterai (baca ps 6:16-17) bukan terjadi di cawan saja. (Ps 16)
2.  Krn Tribulasi adalah Masa ke 70 dalam Nubuatan Daniel yang belum terjadi (penggenapannya bagi Israel dan bukan bagi gereja)
3.  Krn Gambaran Rapture ada dlm Wah 4:1  “naiklah kemari” adalah masa sesudah masa kini gereja (7 jemaat) dalam ps 2 – 3.
4.  Karena Orang-Orang Kudus telah ada di Sorga (ps 4) Sebelum Masa Tribulasi dimulai (ps 6) dan pada masa Tribulasi mrk masih di sorga (7:10).
5.  Krn Tribulasi : Hari Besar Murka Allah
·         I Tes 5: 9  Karena Allah tidak menetapkan kita untuk ditimpa murka, tetapi untuk beroleh keselamatan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita,
·         Menurut pertanyaan rethorik (Wah 6:16-17) “siapa yang dapat bertahan” (di hari murka itu) – jawabannya adalah “tidak ada satupun yang dapat bertahan” !
6.  Janji Kristus  :Jemaat Diselamatkan dari Peirasmos / hari pencobaan (Wah3:7-10)
         Peirasmos = tribulasi, pencobaan, bencana, kesusahan - yg akan dtg atas seluruh dunia utk :mencobai = peirasai, (bentuk verbal dari kata peirasmos) mereka yang diam di bumi.”
7.  Krn Rapture  : untuk Orang Percaya( janji PB bg gereja), dan Tribulasi :untuk Dunia yang tidak Percaya
8.  Krn Pola Allah sendiri :
         Perhatikan pola penyelamatan Allah atas umatNYA seperti Pola Nuh - Pola Lot - Pola Bencana Mesir – dan Pola PB lainya  & IA tdk dpt Mulai Menjatuhkan Penghakiman: Tribulasi, Sebelum Kita dipastikan Selamat dan telah ada di Sorga
         1Tes 1:10  dan untuk menantikan kedatangan Anak-Nya dari sorga, yang telah dibangkitkan-Nya dari antara orang mati, yaitu Yesus, yang menyelamatkan kita dari murka yang akan datang.
9.  Karena Kita adalah Bait Roh Kudus
         2 Tes 2:7, “Tetapi sekarang masih ada yang menahan” (ho katechon)   à katecho  :  “suatu penahan/ pengendali”   à “ Kalau yg menahannya itu tlh disingkirkan, pd wkt itulah si pendurhaka” – ho anomos, : Manusia Durhaka, Antikristus – “baru akan menyatakan dirinya
10.  Krn Kedatangan Kristus bg Jemaat-Nya Bersifat Rahasia  (mysterion)
11.  Karena Kedatangan Tuhan kita Bersifat Segera (tiba2) – tdk bisa dihitung
·         Kalau Pengangkatan di pertengahan & diakhir tribulasi maka FirmanNYA untuk berjaga2 ( I Tes 5, dll) akan gugur karena orang bisa menghitung / memperdiksi kapan pengangkatan itu terjadi !
12.  Karena Janji Tuhan kita (Yoh 14)

13.  Krn Kedatangan Kristus tidak Menunggu Tribulasi Besar, Namun Menunggu Jiwa-Jiwa Diselamatkan 
[Read more]